​Perkuat Literasi Keuangan, OJK Sulselbar Edukasi 1,8 Juta Warga Sepanjang 2025

ads
ads

OJK Sulselbar sukses menjangkau 1,8 juta warga melalui 1.896 kegiatan edukasi keuangan sepanjang 2025 guna memperkuat literasi dan inklusi keuangan di wilayah Sulselbar.

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar), terus menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan kecerdasan finansial masyarakat.

Sepanjang tahun 2025, OJK Sulselbar sukses menggelar ribuan kegiatan edukasi yang menjangkau jutaan peserta di pelosok daerah.

​Langkah masif ini diambil untuk memastikan masyarakat tidak hanya memiliki akses ke layanan keuangan, tetapi juga memahami cara mengelola keuangan dengan sehat dan aman.

​Lampaui Target: 1.896 Kegiatan di 30 Kabupaten/Kota

​Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga Desember 2025, pihaknya telah melaksanakan total 1.896 kegiatan edukasi keuangan.

Sebaran kegiatan ini merata di 30 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

​”Kami ingin memastikan literasi keuangan tidak hanya berpusat di kota besar, tapi menyentuh hingga ke daerah,” ujar Muchlasin dalam keterangannya kepada Media, pekan lalu.

​Strategi yang digunakan pun beragam guna menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, antara lain Sosialisasi Langsung: Tatap muka dengan komunitas lokal, Training of Trainers (ToT): Mencetak agen literasi baru, Talkshow Radio: Menjangkau masyarakat di area pelosok, dan Iklan Layanan Masyarakat: Kampanye masif melalui berbagai kanal media.

​Jangkau Berbagai Segmen Masyarakat

​Total peserta yang berhasil mendapatkan edukasi tercatat mencapai 1.834.035 orang. Keberhasilan ini tidak lepas dari fokus OJK dalam menyasar segmen masyarakat yang spesifik dan inklusif.

​Beberapa kelompok prioritas yang menjadi sasaran edukasi meliputi:

​Pelajar dan Mahasiswa: Mempersiapkan generasi muda yang melek finansial.

​Pelaku UMKM: Mendorong pengelolaan modal usaha yang lebih efektif.

​Perempuan & Ibu Rumah Tangga: Kunci pengelolaan ekonomi keluarga.

​Petani dan Nelayan: Memperkenalkan produk keuangan pendukung sektor produksi.

​Penyandang Disabilitas & Tenaga Kerja: Memastikan kesetaraan akses informasi keuangan bagi semua kalangan.

​Mendorong Ekonomi Daerah yang Tangguh

​Melalui edukasi yang agresif, OJK berharap masyarakat semakin waspada terhadap risiko produk keuangan ilegal serta lebih cerdas dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan resmi.

​”Harapan kami, masyarakat mampu memanfaatkan layanan jasa keuangan secara optimal. Hal ini sangat penting untuk memperkuat usaha masyarakat dan pada akhirnya menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” tutup Muchlasin.

​Dengan peningkatan literasi ini, OJK Sulselbar optimistis tingkat inklusi keuangan di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat akan terus meningkat, menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan tahan terhadap guncangan ekonomi. (*)

Comment