MENITNEWS.COM, BOGOR — Arena Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, menjadi panggung hangat bagi dinamika internal Partai Golkar.
Di tengah ribuan kader, sebuah pertemuan akrab antara Ketua DPD II Golkar Makassar sekaligus Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mencuri perhatian banyak pihak.
Pertemuan antara pria yang akrab disapa Appi ini dengan Menteri ESDM RI tersebut bukan sekadar seremoni biasa. Momen ini dinilai sebagai sinyalemen kuat mengenai peta kepemimpinan Partai Golkar di Sulawesi Selatan ke depan.,
Kehangatan yang tercipta di antara keduanya, seolah mengunci teka-teki mengenai siapa sosok yang paling direstui pusat untuk menakhodai DPD I Partai Golkar Sulsel.
Sebelumnya, nama Munafri Arifuddin memang telah menguat, setelah secara terbuka mendapatkan dukungan resmi dari 20 Ketua DPD II Golkar se-Sulawesi Selatan.
Dukungan mayoritas dari “akar rumput” Tingkat Kabupaten/Kota ini menjadi modal politik yang sangat besar bagi Appi.
Pertemuan langsung dengan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia di ajang Rakornas, seakan menjadi kepingan puzzle terakhir yang menyempurnakan langkah politiknya.
Analisis Pengamat: “The Right Man For The Job”
Beberapa pengamat politik menilai bahwa Munafri merupakan figur yang tepat untuk melakukan konsolidasi total di Partai Golkar Sulsel.
Statusnya sebagai Wali Kota Makassar, memberinya nilai tawar strategis dalam menjaga marwah partai di lumbung suara utama Sulawesi Selatan.
Pertemuan di Sentul ini menunjukkan adanya koneksi yang sangat cair antara Pengurus Daerah dan Pusat.
“Dengan dukungan 20 DPD II di tangan, dan kedekatan personal dengan Ketua Umum, jalan Munafri Arifuddin memimpin Partai Golkar Sulsel kini semakin terbuka lebar,” ujar Pengamat Politik Ras MD, Rabu (4/2/2026).
Meski nampak akrab dalam suasana santai, pertemuan tersebut tetap membawa misi besar partai, memenangkan Partai Golkar di tiap kontestasi.
Kehadiran Munafri di Rakornas bukan hanya untuk menunjukkan eksistensi, melainkan untuk menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan kebijakan nasional yang tengah digodok oleh Bahlil di kabinet maupun di partai.
Langkah Munafri yang kian tak terbendung ini diprediksi akan membawa angin segar bagi regenerasi kepemimpinan Partai Golkar di Sulawesi Selatan, menciptakan struktur yang lebih solid, modern, dan progresif. (*)
Comment