TAKALAR, MENITNEWS.COM – Tepat pada tanggal 10 Februari 2026, Kabupaten Takalar merayakan hari jadinya yang ke-66. Momen perayaan tahun ini terasa spesial karena menjadi panggung pembuktian bagi pasangan Bupati H. Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Wakil Bupati H. Hengky Yasin.
Meski baru memimpin selama kurang lebih satu tahun, pasangan ini dinilai berhasil membawa perubahan fundamental, terutama dalam transformasi digital dan penguatan kemandirian ekonomi daerah.
Transformasi Ekonomi: Juara di Sektor Digital
Salah satu capaian paling mencolok adalah keberhasilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar menyabet Juara 1 Akselerasi Pajak & Retribusi Daerah 2025. Prestasi ini lahir dari komitmen Bupati Firdaus dalam menerapkan 100% transaksi keuangan digital di seluruh elemen pemerintah daerah.
Efeknya langsung terasa pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan sistem digitalisasi retribusi, tempat wisata seperti Pantai Tanggul Topejawa mencatatkan kenaikan pendapatan yang signifikan. Selain itu, sumber pajak utama seperti PBB dan Pajak Kendaraan Bermotor berhasil melampaui target yang ditetapkan.
“Sistem digital bukan hanya soal teknologi, tapi soal transparansi. Ini memperkuat anggaran kita untuk mendanai program yang menyentuh rakyat kecil,” ujar redaksi Sulselberita.com dalam catatannya.
Pendidikan: Menjangkau yang Terlupakan
Di sektor pendidikan, duet Firdaus-Hengky menunjukkan keberpihakan pada masyarakat prasejahtera melalui pengoperasian Sekolah Rakyat Rintisan.
-
Akses Luas: Jenjang SMA telah beroperasi sejak Juli 2025, menyusul jenjang SMP pada September 2025.
-
Target 2026: Pemkab kini tengah menyiapkan pembangunan gedung permanen yang dijadwalkan mulai difungsikan tahun ini khusus untuk anak dari keluarga miskin ekstrem.
Peningkatan kualitas juga dilakukan secara sistematis melalui penandatanganan perjanjian kinerja berbasis Rapor Pendidikan serta kolaborasi strategis dengan Universitas Negeri Makassar (UNM) untuk riset produk unggulan daerah.
Infrastruktur dan Desa Digital
Pemerataan pembangunan juga menjadi sorotan. Salah satu tonggak sejarah adalah perbaikan Jalan Desa Punaga. Setelah terbengkalai selama 23 tahun, jalan sepanjang 550 meter tersebut akhirnya mulus teraspal, yang akan berdampak langsung pada mobilitas ekonomi warga setempat.
Di sisi lain, wajah birokrasi Takalar kini semakin modern. Melalui pelatihan intensif, separuh desa di Takalar ditargetkan menjadi Desa Digital pada tahun 2025. Bahkan, benda-benda pusaka daerah kini telah dilengkapi QR Code, memudahkan wisatawan mengakses data sejarah dalam satu kali pemindaian.
Banjir Penghargaan
Kerja keras ini membuahkan pengakuan di tingkat regional maupun nasional, di antaranya:
-
Baznas Awards 2025: Apresiasi atas pengelolaan zakat dan pemberdayaan masyarakat yang efektif.
-
Kepala Daerah Inspiratif 2025: Penghargaan di bidang penguatan ekonomi daerah pada ajang Herald.id Award.
-
Pilar Organisasi: Bupati Firdaus juga tercatat sebagai salah satu dari lima kepala daerah di Sulsel yang dipercaya menjabat sebagai Ketua PMI.
Harapan di Usia Baru
Memasuki usia ke-66, Kabupaten Takalar kini berdiri di atas landasan ekonomi digital yang kuat. Sinergi antara kebijakan fiskal yang ketat dan inovasi pelayanan publik diharapkan dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Butta Panrannuangku di masa depan. (*)
Comment