Bupati ​Pangkep Bidik Tondong Tallasa Jadi Sentra Sayur Sulsel, Jangan Ada Lahan Menganggur!

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​PANGKEP — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), serius memperkuat ketahanan pangan daerah. Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), mendorong Kecamatan Tondong Tallasa, bertransformasi menjadi sentra produksi sayur-mayur utama untuk memasok kebutuhan pasar di Sulawesi Selatan.

​Hal tersebut ditegaskan Bupati usai melaksanakan S!alat Idulfitri 1447 H di Halaman SMA 8 Tondong Talllasa Pangkep, Desa Bantimurung, Sabtu lalu (21/3/2026).

Ia menilai wilayah pegunungan Tondong Tallasa, memiliki keunggulan geografis yang belum tergarap maksimal.

​Dalam arahannya, Bupati MYL menginstruksikan masyarakat untuk mengidentifikasi dan mengolah setiap jengkal lahan kosong.

Menurutnya, pemanfaatan lahan secara produktif adalah kunci kemandirian ekonomi desa.

​”Saya melihat potensi besar di sini. Kami ingin Tondong Tallasa bukan sekadar wilayah pegunungan biasa, tapi menjadi pemasok sayur mayur ke berbagai kota. Syaratnya, tidak boleh ada lahan yang terbengkalai,” ujar Yusran.

​Beberapa komoditas strategis yang didorong untuk dikembangkan antara lain:

​Sayuran & Hortikultura: Terong, lada, dan kacang tanah.

​Pangan Alternatif: Ubi jalar, ubi kayu, dan jagung.

​Dukungan Bibit Hingga Pemasaran

​Guna menyukseskan target tersebut, Bupati Pangkep berkomitmen memberikan intervensi dari hulu ke hilir.

Bantuan yang disiapkan meliputi penyediaan bibit unggul dan sarana pertanian, distribusi pupuk cair organik untuk menjaga kualitas tanah, serta fasilitasi akses pasar agar hasil panen terserap dengan harga kompetitif.

​Menariknya, Bupati Pangkep tidak ingin petani hanya menjual bahan mentah.

Ia menekankan pentingnya inovasi produk atau hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah (added value).

​”Jangan hanya jual terong mentah. Kalau bisa diolah dulu, misalnya menjadi sambal kemasan atau produk turunan lainnya,” harap Bupati Pangkep.

“Dengan begitu, nilai jualnya naik dan masyarakat tidak hanya bergantung pada fluktuasi harga pasar bahan mentah,” tambahnya.

​Melalui langkah ini, Bupati Pangkep berharap, Tondong Tallasa menjadi role model bagi kecamatan lain di Pangkep dalam membangun ekosistem pertanian yang modern, mandiri, dan berkelanjutan. (*)

Comment