Keren! Sokong Konsep Green City, Otorita IKN Jajaki Kendaraan Listrik Inovasi Unhas

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas), semakin memperkuat kontribusinya dalam pembangunan nasional melalui hilirisasi riset teknologi.

Terbaru, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) melakukan kunjungan strategis ke Unhas untuk menjajaki penggunaan kendaraan listrik hasil inovasi kampus di kawasan IKN.

​Penjajakan ini merupakan langkah konkret dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada April 2026 lalu.

Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan kesiapan teknologi transportasi ramah lingkungan yang dikembangkan Unhas agar dapat diimplementasikan di lapangan.

Direktur Sarana Prasarana Dasar IKN, Cakra Nagara, menegaskan bahwa IKN membutuhkan dukungan teknologi yang adaptif terhadap konsep green city dan smart building.

Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi adalah kunci untuk mewujudkan ekosistem tersebut.

​”Kami ingin mendorong realisasi yang sifatnya nyata, bukan hanya berhenti pada riset. Kami mengecek langsung produk inovasi Unhas, termasuk kendaraan listrik, untuk melihat sejauh mana kesiapannya diterapkan di kawasan IKN,” ujar Cakra, usai melakukan test drive di Gedung Rektorat Unhas, baru-baru ini.

​Tiga Varian Kendaraan Listrik Unhas

Dekan Fakultas Teknik Unhas, Prof. Muhammad Isran Ramli, menjelaskan bahwa pengembangan kendaraan listrik ini, merupakan instruksi langsung dari Rektor Unhas.

Tujuannya untuk menciptakan inovasi yang berdampak luas bagi industri dan pemerintah.

​Saat ini, Unhas telah memperkenalkan tiga jenis kendaraan listrik fungsional, yaitu: Shuttle Car (Kendaraan pengumpan), Executive Car (Kendaraan VIP/Pejabat), dan Clean Car (Kendaraan pengangkut sampah).

​”Salah satu sasaran utama program ‘Kampus Berdampak’ adalah bagaimana hasil riset Unhas dapat digunakan langsung oleh instansi mitra, industri, maupun dunia usaha,” ungkap Prof. Isran.

Kerja sama ini mencakup lingkup yang luas, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, kajian ilmiah, hingga pemberdayaan kepakaran.

Bagi Unhas, IKN bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan momentum untuk membuktikan peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak inovasi nasional.

​Dengan adanya evaluasi dan uji coba langsung oleh tim Otorita IKN di Unhas, diharapkan kendaraan listrik karya putra daerah ini dapat segera menjadi bagian dari sistem transportasi berbasis energi bersih di Ibu Kota Nusantara. (*)

Comment