MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), memberikan klarifikasi terkait alokasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk penyelenggaraan Makassar Half Marathon (MHM) 2026.
Meski mendapat sorotan dari DPRD dan KNPI, Dispora menegaskan bahwa anggaran tersebut merupakan investasi strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Kepala Dispora Kota Makassar, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa MHM 2026 bukan sekadar ajang olahraga.
Melainkan motor penggerak sektor pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) yang memberikan dampak instan bagi pelaku usaha di Kota Makassar.
”Kehadiran para pelari memberikan dampak langsung pada tingkat hunian hotel, sektor transportasi, hingga pelaku UMKM kuliner. Ini bukti nyata bahwa event olahraga mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kota,” ujar Syamsul Bahri, Minggu (10/5/2026).
Target 20.000 Pendatang dan Perputaran Uang Masif
Berdasarkan data proyeksi, MHM 2026 diperkirakan bakal menyedot hingga 20.000 pendatang, yang terdiri dari 12.000 peserta beserta tim pendamping.
Menariknya, lebih dari 50 persen peserta berasal dari luar Kota Makassar.
Dengan rata-rata pengeluaran harian per orang berkisar antara Rp580 ribu hingga Rp2 juta dalam durasi kunjungan tiga hari, perputaran uang selama event berlangsung diprediksi akan mencapai angka yang sangat signifikan bagi PAD (Pendapatan Asli Daerah).
Menanggapi kritik efisiensi anggaran, pihak penyelenggara MHM 2026 menekankan bahwa dukungan dana stimulus dari Pemkot Makassar, dialokasikan untuk menjamin keamanan dan kualitas lomba sesuai standar global.
Sektor-sektor krusial menunjang MHM 2026 tersebut meliputi:
Layanan Medis: Penyediaan peralatan life support seperti AED dan tim medis berstandar internasional.
Sertifikasi Rute: Pengakuan resmi racecourse oleh PB PASI untuk akurasi jarak.
Teknologi Lomba: Penggunaan timing system presisi dan manajemen racecourse profesional.
”Dukungan pemerintah adalah stimulus strategis agar MHM dapat mempertahankan standar keselamatan tertinggi. Sinergi ini krusial untuk mewujudkan event yang kompetitif secara global,” tambah perwakilan penyelenggara, Arief Rachman Nur.
Slot Peserta Nyaris Habis
Antusiasme publik terhadap event berjuluk “Lebaran Para Pelari” ini tergolong luar biasa. Dari total kuota 12.000 pelari, saat ini tercatat sudah 11.000 slot terisi.
Peserta tidak hanya datang dari domestik, tetapi juga mancanegara seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang, hingga negara-negara Afrika.
Selain kategori utama Half Marathon (21K) dan 10K, tahun ini MHM memperkenalkan inovasi “Triple Medals Challenge” yang diikuti oleh 500 pelari terpilih.
MHM 2026 dijadwalkan berlangsung pada akhir Mei 2026. Masyarakat yang ingin berpartisipasi diimbau segera mendaftar sebelum sisa kuota habis untuk merasakan langsung semangat “Run for All” di Kota Anging Mammiri. (*)
Comment