Suhardi Duka Tekankan Sektor Kesehatan Jadi Prioritas Pembangunan Sulbar 2027

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan daerah tahun 2027 harus berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.

Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) penyusunan program prioritas di Ballroom Andi Depu, Kantor Gubernur Sulbar, baru-baru ini.

​Kegiatan strategis ini bertujuan menyelaraskan visi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk mewujudkan misi besar: Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.

​Dalam arahannya, Gubernur Suhardi Duka menginstruksikan seluruh jajaran perangkat daerah, untuk meninggalkan pola perencanaan yang bersifat administratif semata.

Ia menuntut adanya sinergi lintas sektor agar kebijakan yang lahir tepat sasaran.

​“Kita ingin seluruh program pembangunan ke depan benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Perencanaan harus terarah, terukur, dan selaras dengan visi besar kita,” tegas Suhardi, di hadapan para kepala OPD.

​Kesehatan dan SDM Jadi Pilar Utama

​Salah satu poin krusial yang dibahas dalam Rakerpim tersebut adalah, penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar menjadi salah satu garda terdepan dalam menerjemahkan visi ini.

​Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan kerangka program yang berfokus pada empat pilar utama penguatan layanan kesehatan dasar di seluruh wilayah Sulbar.

​Kemudian percepatan penurunan angka stunting secara terintegrasi, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta optimalisasi program Keluarga Berencana (KB).

​“Sektor kesehatan adalah fondasi bagi SDM yang berkualitas. Kami berkomitmen merumuskan program inovatif yang mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara signifikan,” ujar dr. Nursyamsi.

​Melalui Rakerpim ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan penyusunan program yang tidak hanya inovatif tetapi juga kolaboratif.

Dengan perencanaan yang matang sejak dini, pemprov optimistis target kesejahteraan masyarakat dapat tercapai lebih cepat.

​Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menyatakan, penekanan pada integrasi data dan akuntabilitas menjadi kunci agar anggaran pembangunan tahun 2027 dapat terserap secara efektif untuk kepentingan publik. (*)

Comment