Jelang Lebaran, Warga Maros Serbu Pasar Murah GPN, Harga Daging Sapi Rp115 Ribu

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAROS — Antusiasme masyarakat Kabupaten Maros dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H kian memuncak. Empat hari menjelang lebaran, ribuan warga memadati lokasi Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, melalui program Gerakan Pangan Nasional (GPN), Senin (16/3/2026).

​Tingginya permintaan masyarakat, bahkan membuat pihak panitia memutuskan untuk memperpanjang durasi pelaksanaan kegiatan yang awalnya hanya direncanakan berlangsung selama dua hari.

​Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Jamaluddin, mengungkapkan bahwa kebijakan perpanjangan jadwal ini, diambil sebagai bentuk respons atas membeludaknya pengunjung sejak hari pertama.

​“Awalnya kita rencanakan hanya dua hari. Namun, melihat antusiasme masyarakat yang sangat tinggi, kegiatan ini kami lanjutkan hingga hari ini agar lebih banyak warga yang terakomodasi,” ujar Jamaluddin.

​Pada hari ini, pasar murah disebar di dua titik strategis untuk memecah kerumunan, yakni Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros dan Kawasan Lapangan Pallantikang.

​Harga Jauh di Bawah Pasar

​Program GPN ini menjadi primadona karena menawarkan selisih harga yang cukup signifikan dibandingkan harga di pasar tradisional.

Pasar Murah ini sengaja dilakukan, untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga pangan jelang Idulfitri.

​Beberapa komoditas unggulan yang paling diburu warga di Pasar Murah antara lain Daging Sapi Segar: Rp115.000 per kilogram. Daging Ayam: Rp100.000 untuk tiga ekor. Bahan Pokok: Beras dan kebutuhan dapur lainnya dengan harga subsidi.

​Salah seorang pembeli, Syahrul, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.

Ia sengaja datang lebih pagi, demi mendapatkan stok daging untuk hidangan lebaran keluarganya.

​“Saya beli daging untuk persiapan Lebaran. Harganya sangat miring, ada selisih sekitar Rp10.000 per kilogram dibanding harga di pasar saat ini. Sangat lumayan untuk menghemat pengeluaran dapur,” ungkap Syahrul.

​Melalui Gerakan Pangan Nasional ini, Pemkab Maros berharap dapat menekan laju inflasi daerah.

Pasar Murah ini sekaligus memastikan ketersediaan pasokan pangan yang aman dan terjangkau, bagi seluruh lapisan masyarakat hingga hari kemenangan tiba. (*)

Comment