Kadin Sulsel Harap PSBM 2026 Jadi Motor Investasi Nyata, Bukan Sekadar Silaturahmi

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan, mendorong momentum Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) 2026, sebagai penggerak investasi riil bagi pembangunan daerah.

Ajang tahunan ini diharapkan tidak lagi berhenti pada nilai simbolis, melainkan menjadi aksi konkret bagi pertumbuhan ekonomi Sulsel.

​Ketua Kadin Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), menegaskan bahwa kepulangan para saudagar lintas daerah dan negara  harus membawa kontribusi nyata.

Menurutnya, PSBM perlu diarahkan sebagai forum strategis yang mempertemukan kepentingan pengusaha diaspora dengan kebutuhan sektor produktif di daerah.

​”Momentum ini jangan berhenti pada simbolik. Saudagar yang pulang kampung harus menjadi motor penggerak investasi dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Andi Iwan, Senin (23/3/2026).

Sektor Unggulan dan Pemberdayaan UMKM

​Andi Iwan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini menjelaskan, peluang investasi di Sulawesi Selatan terbuka lebar di berbagai sektor unggulan.

Beberapa di antaranya meliputi Pertanian dan Perikanan, industri pengolahan bernilai tambah tinggi, dan pengembangan UMKM lokal.

​Selain investasi modal, Kadin Sulsel menekankan pentingnya transfer pengetahuan dan pembukaan akses pasar global, bagi pelaku UMKM.

AIA berharap tercipta ekosistem bisnis yang inklusif, dimana pengusaha besar bermitra dengan pelaku usaha lokal agar mereka bisa “naik kelas” dalam rantai pasok yang lebih luas.

​Menjelang pelaksanaan PSBM pada Rabu-Kamis, 25–26 Maret 2026 di Hotel Claro Makassar, Kadin Sulsel mendorong adanya komitmen yang terukur dari para peserta.

​”Harus ada output yang jelas. Berapa investasi yang masuk, sektor apa yang dikembangkan, dan berapa tenaga kerja yang terserap,” tegasnya.

​Selama ini, PSBM dikenal sebagai ajang silaturahmi bagi diaspora Bugis-Makassar.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, forum ini mulai bertransformasi menjadi katalisator investasi. Dengan potensi diaspora yang besar.

Kadin Sulsel optimis PSBM 2026 akan menjadi akselerator ekonomi yang signifikan bagi tanah leluhur. (*)

Comment