MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, terus memperkuat basis data program melalui kegiatan Virtual Meeting sosialisasi teknis pengisian format pelaporan MBG 3B pada Jumat (27/3/2026).
Langkah strategis ini dilakukan untuk menyatukan persepsi, serta memastikan sinkronisasi data yang akurat antara kondisi riil di lapangan dengan basis data di tingkat pusat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Dinas Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) mengenai Penyediaan dan Pengendalian Data Informasi Program MBG 3B.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Kerja Bina Peran serta Masyarakat, IMP, serta Humas dan Informasi Publik Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Sitti Sulfiani, S.Sos., M.Si.
Dalam arahannya, Sitti menekankan bahwa integrasi data dari tingkat akar rumput hingga pusat, adalah kunci keberhasilan program.
”Melalui sosialisasi teknis ini, kita harapkan agar penanggung jawab MBG 3B Kabupaten/Kota, teman-teman PKB/PLKB, dan kader TPK dapat melakukan verifikasi serta melengkapi data sesuai kondisi riil di lapangan,” ujar Sitti Sulfiani.
Fokus Utama: Pembaruan Tautan dan Input Data
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan utama Kemendukbangga/BKKBN difokuskan pada pembaruan (update) tautan pelaporan resmi serta tata cara input data agar lebih presisi.

Hal ini penting, mengingat data MBG 3B merupakan data turunan dari Pusdatin Kemendukbangga/BKKBN RI.
Hadir sebagai narasumber teknis dari Tim Kerja Data dan Informasi (Datin) Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, yakni Rusmiah, SE., M.M. dan Rajif Husain Tahdir, S.Kom.
Keduanya memberikan penjelasan mendalam mengenai sinkronisasi basis data yang bersumber dari SPPG dan BGN.
Penguatan data ini merupakan komitmen nyata Kemendukbangga/BKKBN Sulawesi Selatan, dalam menghadirkan informasi yang transparan dan akuntabel.
Keakuratan data pelaporan MBG 3B diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung kesuksesan Program Bangga Kencana.
Termasuk percepatan penurunan angka stunting di wilayah Sulawesi Selatan, dan penyediaan data sasaran 3B yang lebih berkualitas.
Kemendukbangga/BKKBN Sulsel optimis, manajemen data yang lebih baik akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik bagi keluarga di Sulawesi Selatan. (*)
Comment