MENITNEWS.COM, SIDRAP — Proyek perbaikan infrastruktur jalan di Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai membuahkan hasil nyata bagi masyarakat.
Transformasi kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah, kini tidak hanya memperlancar mobilitas warga.
Tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi di berbagai sektor, mulai dari pendidikan hingga pertanian.
Peningkatan kualitas jalan ini dirasakan langsung oleh Nardia, Wali Kelas II SD Negeri 6 Macorawalie, Kabupaten Sidrap.
Ia mengungkapkan bahwa akses jalan yang mulus di Kelurahan Kadidi, Kabupaten Sidenreng Rappang, telah menghilangkan hambatan fisik bagi para guru dan siswa.
“Kami sangat terbantu karena jalan sudah baik. Sekarang tidak ada lagi hambatan akibat jalan berlubang. Perjalanan ke sekolah jadi lebih aman dan nyaman,” ujar Nardia, Minggu (29/3/2026).
Senada dengan itu, dampak signifikan juga dirasakan oleh sektor agraria. Daud, seorang petani di Desa Padaloang, Kabupaten Sidrap.
Ia mengaku bersyukur atas perbaikan jalan Sulsel khususnya di ruas batas Kabupaten Sidenreng Rappang–Malimpung yang telah rusak selama puluhan tahun.

“Baru kali ini benar-benar jalan Sulsel diperbaiki secara total. Sekarang distribusi hasil tani jauh lebih mudah, dan perputaran ekonomi warga desa jadi lebih lancar,” ungkap Daud.
Secara teknis, pembangunan ini menunjukkan tren positif. Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menyatakan bahwa progres fisik proyek Preservasi Jalan MYP Paket 3 saat ini telah melampaui target yang ditetapkan.
”Realisasi pekerjaan saat ini mencapai 7,97%, jauh lebih tinggi dari target rencana awal sebesar 2,83%,” jelas Rosyadi.
Beberapa capaian teknis yang telah diselesaikan meliputi penghamparan lapis pondasi (Kelas A), pengaspalan jenis AC-BC dan AC-WC, serta pemasangan batu mortar dan pengecoran bahu jalan.
Kemudian penutupan lubang (patching), dengan menggunakan aspal panas di titik-titik krusial.
Target Rampung Desember 2026
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, menargetkan penyelesaian proyek ini dilakukan secara bertahap.
Berdasarkan jadwal, pengerjaan di masing-masing ruas jalan diharapkan rampung sepenuhnya mulai April hingga Desember 2026.
Langkah masif perbaikan jalan Sulsel ini, diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan, sekaligus memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat di pelosok daerah. (*)
Comment