MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Ikatan Alumni Teknik (IKATEK) Business Forum 2026 menitikberatkan pada penguatan kapasitas bisnis alumni Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui pembahasan materi strategis lintas sektor, mulai dari energi, logistik, hingga hukum bisnis dan akses pembiayaan.

Ketua Badan Otonom Strategic Business Unit (SBU) IKA Teknik Unhas, Dr. Ir. Firmansyah Arifin, S.T., MBA., IPM., menegaskan bahwa sinergi menjadi kunci utama kekuatan ekonomi alumni.
“Kami ingin forum ini menjadi katalisator bagi perusahaan-perusahaan milik alumni. Banyak alumni kita memiliki bidang usaha yang beragam; jika disatukan, ini akan menjadi kekuatan ekonomi yang luar biasa,” ujarnya.
Pada sektor energi dan korporasi, materi menyoroti bagaimana perusahaan besar mengelola distribusi, pemasaran, serta efisiensi operasional dalam skala nasional. Hal ini memberikan wawasan kepada alumni mengenai pentingnya tata kelola dan daya saing.
Dari perspektif kewirausahaan, peserta mendapatkan insight tentang bagaimana membangun bisnis dari level lokal hingga mampu bersaing secara luas. Ketua Umum IKA Teknik Unhas, Ir. Muh. Sapri Pamulu, M.Eng., Ph.D., IPU., mendorong alumni untuk bertransformasi menjadi pelaku usaha mandiri.
“Sudah saatnya alumni Teknik Unhas tidak hanya tampil sebagai pelaksana proyek atau karyawan profesional, tetapi juga sebagai pengusaha tangguh yang mandiri,” tegas Ketua IKA Teknik itu.
Aspek legalitas bisnis turut menjadi perhatian utama dalam forum ini. Pemaparan mengenai hukum bisnis menekankan pentingnya perlindungan hukum dalam setiap tahapan usaha.
Managing Partner NMP Law Firm, Nurul Mutmainnah, S.H., M.H., mengingatkan bahwa aspek legal tidak boleh diabaikan. “Legalitas bukan sekadar formalitas, tetapi fondasi utama untuk melindungi bisnis dan memastikan keberlanjutan usaha dalam jangka panjang,” jelasnya.
Pembiayaan usaha juga dibahas dalam forum ini, dijelaskan berbagai skema pendanaan yang dapat dimanfaatkan oleh UMKM dan startup. Perbankan dapat menjadi pendukung kesiapan bisnis dalam mengakses pembiayaan.
Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Unhas, Prof. Adi Maulana, S.T., M.Phil., Ph.D., yang hadir dalam acara tersebut, mengajak IKATEK untuk berkolaborasi lebih dalam dengan Badan Usaha Milik Unhas (BUMU).
“Kami membuka ruang bagi alumni untuk bermitra dengan BUMU, baik sebagai investor strategis maupun mitra distribusi. Sinergi ini akan memperkuat visi Unhas sebagai ‘Kampus Berdampak’ yang memberikan kontribusi nyata bagi ekonomi di Sulawesi Selatan,” ungkap Prof. Adi.
Forum ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antar-alumni sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi. Ratusan Alumni teknik hadir memadati Lecture Theater 1 Kampus Fakultas Teknik Unhas, Gowa, Sabtu (28/3).
Secara keseluruhan, IKATEK Business Forum 2026 menegaskan bahwa kekuatan alumni tidak hanya terletak pada jumlah, tetapi pada kemampuan untuk berkolaborasi, berbagi sumber daya, dan membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan serta berdampak bagi perekonomian daerah. (*)
Comment