MENITNEWS.COM, BONE — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, bergerak cepat merespons keresahan masyarakat terkait antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pada Kamis (2/4/2026), Bupati menerima kunjungan resmi dari Sales Branch Manager Sulselbar II PT Pertamina Patraniaga, Muhammad Ridho Hasbullah, di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bone.
Pertemuan strategis ini difokuskan untuk membedah akar permasalahan isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayah Kabupaten Bone dalam beberapa waktu terakhir.
Dalam audiensi tersebut, pihak Pertamina menegaskan bahwa secara teknis tidak ada pengurangan kuota pengiriman BBM ke wilayah Kabupaten Bone.
Kondisi stok di terminal BBM, terpantau dalam level yang mencukupi untuk kebutuhan normal masyarakat.
Kepadatan yang terjadi di SPBU ditengarai bukan karena menipisnya pasokan.
Melainkan, kata Bupati Bone, adanya fenomena panic buying di tengah masyarakat, yang memicu lonjakan permintaan secara tiba-tiba.

Menanggapi laporan tersebut, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (menimbun).
”Kami telah berkoordinasi langsung dengan Pertamina. Hasilnya, stok kuota kita sebenarnya tidak berkurang dan masih sangat mencukupi. Fenomena antrean ini lebih dipicu oleh kepanikan masyarakat yang membeli BBM secara berlebih dari kebutuhan biasanya,” ujar Andi Asman Sulaiman.
Bupati Bone juga menambahkan bahwa, Pemerintah Daerah akan terus memantau distribusi di lapangan agar tetap sasaran.
“Saya mengimbau warga Bone untuk tidak perlu khawatir. Belilah BBM sesuai kebutuhan agar antrean di SPBU kembali normal dan tidak mengganggu aktivitas ekonomi kita,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bone bersama Pertamina, berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mengawasi jalur distribusi.
Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi dengan melakukan penimbunan, atau penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Dengan adanya jaminan ketersediaan stok dari Pertamina ini, Bupati Bone berharap aktivitas pengisian bahan bakar di seluruh wilayah Kabupaten Bone dapat segera kembali kondusif dalam waktu dekat. (*)
Comment