Antrean Burger Miliknya Dikeluhkan Warga, Aldi Taher Sampaikan Permohonan Maaf

Sumber: DetikHot/Foto: TikTok alditaher.official

ads
ads

MENITNEWS.COM, JAKARTA – Artis sekaligus pengusaha Aldi Taher akhirnya angkat bicara terkait insiden viral yang melibatkan bisnis kuliner burgernya. Menanggapi adanya keluhan tetangga terkait antrean pelanggan yang membeludak hingga terjadi aksi penyiraman air, Aldi menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Sebut Keluhan Tetangga Sebagai “Siraman Cinta”

Aldi Taher menyadari bahwa keramaian di gerai burgernya telah mengganggu kenyamanan warga di lingkungan sekitar. Alih-alih merasa tersinggung dengan aksi protes tetangganya, Aldi justru menanggapinya dengan santai dan positif.

“Minta maaf ya sama tetangga aku. Maaf kalau ganggu lingkungan sekitar. Itu siraman cinta, semakin disiram semakin cinta,” ujar Aldi Taher saat ditemui di Studio Rumpi, Trans TV, Jakarta Selatan, dikutip dari DetikHot, Senin (6/4/2026).

Tetap Jalin Komunikasi dengan Ketua RT

Foto: dok instagram Aldi Taher

Untuk meredam konflik lebih lanjut, Aldi menegaskan bahwa dirinya tidak tinggal diam. Ia mengaku terus berkoordinasi dengan pengurus lingkungan setempat guna memastikan keberlangsungan bisnisnya tidak merugikan orang lain.

“Aku komunikasi terus (dengan Ketua RT), semuanya baik-baik kok sama aku. Aku jujur minta maaf sama mereka semua,” tambahnya.

Janji Lakukan Evaluasi Bisnis

Foto: dok instagram Aldi Taher
Foto: dok instagram Aldi Taher

Kejadian ini menjadi pelajaran bagi mantan suami Dewi Perssik tersebut untuk lebih tertib dalam mengelola arus pelanggan. Aldi berjanji akan segera membenahi sistem antrean di tokonya agar lebih teratur.

“Bismillah, aku terus bebenah atas bisnis ini,” jelasnya menutup pembicaraan.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menunjukkan suasana di depan toko burger milik Aldi Taher. Dalam video tersebut, antrean pelanggan disebut-sebut menutup akses jalan dan mengganggu ketenangan warga, hingga memicu reaksi keras dari salah satu tetangga yang nekat menyiramkan air ke arah kerumunan. (*)

Comment