MENITNEWS.COM, BONE — Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan (Sulsel), Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H, resmi menerima penganugerahan gelar kehormatan adat dari Dewan Adat Saoraja Kabupaten Bone.
Prosesi sakral ini berlangsung di Museum Arajjang, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Senin (6/4/2026).
Kedatangan orang nomor satu di Korps Adhyaksa Sulsel tersebut, disambut langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, bersama Wakil Bupati, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM.
Didik Farkhan kini menyandang gelar adat “Lamappapole Daeng Pawinru”. Secara filosofis, gelar tersebut menggambarkan sosok pemimpin yang arif bijaksana, penuh kehati-hatian dalam bertindak.
Serta konsisten menyampaikan fakta dan kebenaran secara jujur, demi keadilan yang tidak membeda-bedakan.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, dalam sambutannya menyatakan bahwa pemberian gelar kepada Kajati Sulsel ini, bukan sekadar seremoni
Melainkan bentuk apresiasi dan pengakuan atas dedikasi Kajati Sulsel, dalam menegakkan supremasi hukum di Sulawesi Selatan, khususnya di Bumi Arung Palakka.
”Gelar ini adalah amanah dan simbol kekeluargaan antara masyarakat Bone dengan institusi Kejaksaan. Kami melihat sosok Bapak Didik Farkhan sebagai pemimpin yang tegas namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan kearifan lokal,” ujar Andi Asman.
Di tempat yang sama, Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, mengaku sangat terhormat dan terharu atas kepercayaan yang diberikan oleh Dewan Adat Saoraja Bone.
”Saya merasa sangat bangga dan berterima kasih telah diterima menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Bone. Nama ‘Lamappapole Daeng Pawinru’ ini akan menjadi pengingat bagi saya untuk terus menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan selalu berpihak pada kebenaran,” ungkap Didik Farkhan.
Acara penganugerahan ditandai dengan pemasangan atribut adat dan penyerahan sertifikat piagam kehormatan.
Suasana khidmat menyelimuti seluruh rangkaian prosesi Kajati Sulsel, yang turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bone serta tokoh masyarakat setempat. (*)
Comment