Upaya Penataan Pasar Terong, Camat Bontoala Dorong Program Teba Modern

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Kecamatan Bontoala terus berupaya membenahi Kawasan Pasar Terong, salah satu Pasar Tradisional terbesar di Kota Makassar, melalui dorongan program “Teba Modern” sebagai bagian dari visi “Makassar Mulia”.

Program ini berfokus pada inovasi yang menggabungkan aspek estetika, kebersihan lingkungan, dan ketertiban di sekitar pasar. ​Penataan di sekitar Pasar Terong dan Pasar Kalimbu, menjadi salah satu fokus utama Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir, S.STP., M.E-Gov, sejak ia dilantik.

Permasalahan kompleks, seperti keberadaan Pedagang yang berjualan di bahu jalan hingga menyebabkan kemacetan, terus diupayakan solusinya.

Teba Modern Wujudkan Lingkungan Sehat

​Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir, menjelaskan bahwa konsep Teba Modern juga sejalan dengan upaya Kecamatan untuk terus mendorong setiap Kelurahan, agar memiliki teba (pekarangan/ruang terbuka hijau) dan bank sampah yang aktif.

​Menanggapi upaya penataan dan dorongan Teba Modern, Andi Akhmad Muhajir menyampaikan pentingnya kolaborasi dan perubahan nyata di masyarakat.

​“Kami ingin Bontoala jadi contoh Kecamatan yang bersih, tertib, dan inovatif. Semua berawal dari lingkungan yang sehat. Kolaborasi lintas sektor, termasuk dukungan TP-PKK, sangat penting dalam mendorong perubahan nyata di masyarakat. In Syaa Allah, kami terus bergerak masif bersama tim terpadu lintas sektor, dan menindak Pedagang-pedagang yang berjualan di titik yang bukan peruntukannya, setelah meminta data Pedagang dari Perumda Pasar Makassar Raya sebagai dasar penataan,” papar Muhajir.

​Pernyataan ini menunjukkan komitmen serius dari pihak Kecamatan untuk menyelesaikan masalah ketertiban Pedagang di pinggir jalan, dan menjadikan Bontoala, khususnya Kawasan Pasar Tradisional, sebagai wilayah yang tertata dan bersih. (*)

Comment