Tolak Dipoligami, Wardatina Mawa Lebih Pilih Bercerai Dari Insanul Fahmi

ads
ads

MENITNEWS.COM, JAKARTA — Wardatina Mawa menegaskan penolakannya, terhadap rencana poligami yang digadang-gadang ingin dilakukan oleh Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Ia memutuskan untuk mengakhiri pernikahannya dengan Insanul.

Dharma Praja, kuasa hukum Mawa, menjelaskan bahwa kliennya telah bulat memilih untuk bercerai, meski waktu pengajuan gugatan perceraian ke Pengadilan Agama belum ditentukan, karena Mawa masih menjalani proses hukum di Polda Metro Jaya.

“Ya, kalau pada intinya Mawa tetap akan bercerai. Hanya waktunya memang masih belum dipastikan kapannya, karena memang masih menjalani proses di Polda ini,” ujar Dharma di kawasan Tomang, Jakarta Barat, Jumat (9/1/2026).

Mawa memilih menunda langkah hukum perceraian, agar dapat lebih fokus menyelesaikan proses pidana yang tengah berjalan. Dharma menambahkan bahwa laporan pidana ini menjadi prioritas utama sebelum pengajuan perceraian secara resmi.

“Fokus kepada laporan ini supaya bisa jalan dulu, dan kami juga memohon supaya ini segera bisa digelarkan dan bisa ke tahap selanjutnya,” bebernya.

Dharma menegaskan, penundaan pengajuan perceraian sama sekali tidak menandakan keraguan Wardatina Mawa. Keputusan untuk berpisah sudah bulat, namun ia ingin menuntaskan persoalan hukum satu per satu demi kejelasan dan ketenangan di masa depan.

Terkait pernyataan Inara Rusli yang mengaku bersedia menjadi istri kedua Insanul, Wardatina Mawa memilih untuk tidak menanggapi lebih jauh.

Menurut Dharma, hal tersebut tidak memengaruhi keputusan Mawa yang tetap ingin bercerai.

“Itu saya enggak bisa komen, nanti mungkin Mawa saja yang akan kasih statementnya. Intinya klien kami ingin bercerai,” kata Dharma.

Selain itu, Dharma membantah isu yang menyebut Mawa memutus komunikasi dan menutup akses Insanul terhadap anak-anak mereka. Ia menegaskan Mawa tetap kooperatif dan memprioritaskan kepentingan serta kesejahteraan buah hati mereka.

“Wardatina Mawa sendiri sudah memberikan akses, seperti memberikan nomor pengasuhnya, memberitahu tempat sekolah anaknya dimana. Jadi sebenarnya kalau memang mau mengunjungi bisa, pasti bisa, enggak ada masalah,” tutup Dharma. (*)

Comment