MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Babak baru dunia pendidikan keagamaan di Kota Daeng resmi dimulai. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi melantik jajaran pengurus Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Makassar pada Rabu (21/1/2026).
Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, Jalan Rappocini, prosesi pelantikan ini menandai semangat baru kolaborasi antar-pesantren di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Berdasarkan hasil musyawarah mufakat pada Desember 2025 lalu, Nurfadjri Fadeli Luran (Ketua Umum YASDIC IMMIM), resmi didaulat sebagai Ketua Umum FKPP Kota Makassar.
Ia didampingi oleh tim inti yang solid, yakni Sekretaris: Mulahizhun Amien (Pondok Pesantren Darul Aman Gombara), Bendahara: Magfirah Mustamin (Pondok Pesantren Ummul Mukminin Aisyiyah).
Fokus Utama: Digitalisasi Layanan Pesantren
Ketua Panitia Pelantikan sekaligus Kasi Pondok Pesantren Kemenag Makassar, Hasan Pinang, menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan periode ini adalah adaptasi teknologi.
”Tema besar pondok pesantren ke depan adalah digitalisasi layanan. Tantangan masa depan sangat ditentukan oleh kemampuan operator dan admin dalam mengelola sistem informasi di masing-masing pondok,” ujar Hasan di hadapan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
Kepada Wali Kota Munafri Arifuddin, Hasan menyatakan bahwa langkah ini diambil agar pesantren tidak hanya menjadi pusat ilmu agama, tetapi juga menjadi lembaga yang modern, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan administrasi publik.
Hasan juga memaparkan data terkini mengenai sebaran lembaga pendidikan di bawah naungan FKPP:
33 Pondok Pesantren telah resmi mengantongi izin operasional dan 6 Pondok Pesantren sedang dalam tahap pengajuan dan verifikasi.
Pihak Kementerian Agama berkomitmen mempercepat proses rekomendasi izin selama lembaga tersebut memenuhi lima rukun pendirian pesantren (Arkanul Ma’had).
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, berharap FKPP menjadi motor penggerak bagi pesantren untuk menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
“Dengan kepemimpinan Nurfadjri, FKPP diharapkan mampu memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang inklusif bagi seluruh warga Makassar,” tutup Wali Kota, Munafri Arifuddin. (*)
Comment