Sinergi Pusdal LH dan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel: Wujudkan Lingkungan Bersih Mulai Dari Tingkat Keluarga

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Masalah sampah Nasional kini menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat hingga ke Daerah. Termasuk di Lingkup Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulsel.

Merespons urgensi tersebut, Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion (Pusdal LH) Sulawesi dan Maluku, resmi memperkuat koordinasi dengan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa, 3 Februari 2026.

​Pertemuan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Pusdal LH Sulawesi dan Maluku, Dr. Azri Rasul, SKM, M.Si., MH, bersama Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulsel, Shodiqin, SH., MM.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

​Menjalankan Arahan Presiden Prabowo Subianto

​Koordinasi ini bukan sekadar pertemuan rutin. Sinergi kedua lembaga ini merupakan langkah konkret dalam mengimplementasikan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto mengenai urgensi penanganan masalah sampah secara nasional.

​Fokus utamanya adalah menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan menyentuh akar rumput, yakni unit terkecil masyarakat yakni keluarga. Hal ini jadi tindaklanjut Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel.

​Poin Penting Kerja Sama (PKS) Pusdal LH dan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel yakni pengelolaan sampah efektif: menyusun strategi teknis agar sampah rumah tangga dapat dikelola dengan lebih cerdas.

​Edukasi Berkelanjutan: Membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan melalui program pemberdayaan keluarga.

​Penguatan Peran Keluarga: Menjadikan keluarga sebagai garda terdepan dalam memilah dan mengurangi timbulan sampah plastik maupun organik.

​”Kebersihan lingkungan yang berkelanjutan harus dimulai dari tingkat keluarga. Dengan kesadaran yang kuat di rumah, masalah sampah nasional dapat teratasi secara sistematis,” ungkap poin utama dalam pertemuan tersebut.

​Dengan adanya Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan segera direalisasikan, diharapkan Sulawesi Selatan dapat menjadi contoh bagi provinsi lain dalam hal integrasi program kependudukan dengan kelestarian lingkungan.

Kemendukbangga/BKKBN Sulsel menegaskan, masa depan yang terencana tentu mencakup lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali oleh generasi mendatang. (*)

Comment