BEIJING, MENITNEWS.COM – Pemerintah China resmi menetapkan standar baru dalam industri otomotif dengan mewajibkan penggunaan teknologi kemudi elektronik atau steer-by-wire. Kebijakan ambisius ini diambil guna mempercepat transisi menuju era kendaraan pintar dan otonom yang lebih aman dan efisien.
Standar Nasional Baru
Dikutip dari Carnewschina.com, Selasa (27/1/2026), Pemerintah China telah menerbitkan dokumen standar nasional wajib bertajuk “Persyaratan Dasar untuk Sistem Kemudi Kendaraan Bermotor”. Regulasi yang disahkan pada 26 Januari ini dijadwalkan mulai berlaku secara resmi pada 1 Juli 2026.
Kebijakan ini tidak hanya mencakup persyaratan teknis dan metode pengujian untuk sistem steer-by-wire, tetapi juga memperketat standar keamanan fungsional bagi sistem kemudi tradisional dan perangkat bantu lainnya.
Mengapa Steer-by-Wire?
Berbeda dengan sistem konvensional yang mengandalkan koneksi fisik berupa batang mekanik dan hidraulik, steer-by-wire bekerja sepenuhnya melalui sensor dan sinyal elektronik. Teknologi ini dianggap sebagai “otak” masa depan otomotif karena beberapa alasan utama:
-
Presisi Tinggi: Memberikan respons kemudi yang lebih tajam dan akurat.
-
Rasio Adaptif: Sistem dapat menyesuaikan berat dan putaran setir secara otomatis sesuai dengan kecepatan kendaraan.
-
Kenyamanan: Menghilangkan getaran kasar dari permukaan jalan yang biasanya merambat melalui kolom kemudi mekanik.
-
Fleksibilitas Desain: Tanpa komponen mekanik yang kaku, desainer mobil memiliki kebebasan lebih dalam menata interior kabin.
Fokus pada Keamanan dan Keandalan
Mengingat hilangnya koneksi fisik antara setir dan roda, Pemerintah China menekankan empat pilar utama dalam implementasi standar ini:
-
Jaminan Keamanan: Memastikan adanya sistem cadangan (redundancy) jika terjadi kegagalan elektronik.
-
Mekanisme Peringatan: Sistem harus mampu mendeteksi dan memberi peringatan dini kepada pengemudi terkait anomali fungsi.
-
Operasi Andal: Menjamin kinerja sistem tetap stabil di berbagai kondisi cuaca dan medan jalan.
-
Penguatan Standar: Implementasi yang ketat bagi seluruh produsen otomotif yang beroperasi di wilayah China.
Tantangan Harga Kendaraan
Meski membawa lompatan teknologi, transisi ini diperkirakan tidak akan murah. Saat ini, komponen steer-by-wire masih tergolong mahal dibandingkan sistem mekanik tradisional. Para analis industri memprediksi akan terjadi penyesuaian harga jual mobil di pasar seiring dengan penyematan teknologi canggih ini pada semua lini kendaraan.
Langkah China ini diprediksi akan menjadi kiblat baru bagi industri otomotif global, memaksa produsen internasional untuk segera beradaptasi dengan standar teknologi kemudi masa depan. (*)
Comment