MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Panitia Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI 2026, menyatakan kesiapan penuh menjelang pembukaan perhelatan akbar yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu-Jumat 25–27 Maret 2026.
Fokus utama saat ini adalah memastikan kenyamanan dan kesehatan ribuan peserta yang mulai memadati lokasi acara di Hotel Claro, Kota Makassar.
Wakil Ketua Panitia, A. Muktadir Taiyeb, menegaskan bahwa seluruh aspek teknis—mulai dari jadwal acara (rundown), sistem keamanan, transportasi, hingga akomodasi—telah rampung dikoordinasikan.
Kepastian ini didapat usai rapat final bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan manajemen Hotel Claro Makassar.
Fokus Pada Layanan Kesehatan
Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian panitia tahun ini adalah jaminan layanan kesehatan bagi sekitar 2.000 peserta, yang berasal dari berbagai penjuru Nusantara hingga Mancanegara.
“Kami menyiapkan pos pelayanan kesehatan khusus. Mengingat jumlah peserta yang masif, kami ingin memastikan setiap delegasi mendapatkan akses medis yang cepat jika dibutuhkan,” ujar Muktadir, Selasa (24/3/2026).
Fasilitas medis ini merupakan kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Berikut adalah detail layanan yang tersedia:
Tenaga Ahli: Dokter dan tenaga medis profesional siaga selama 24 jam.
Fasilitas: Obat-obatan lengkap dan tempat tidur pemeriksaan di lokasi acara.
Darurat: Satu unit ambulans siaga penuh di area Hotel Claro untuk antisipasi rujukan.
Meski fasilitas medis telah siap, panitia tetap mengimbau para peserta untuk menjaga kondisi fisik secara mandiri selama rangkaian acara berlangsung.
“Kami sangat berharap seluruh peserta tetap sehat walafiat sejak kedatangan hingga kembali ke daerah masing-masing. Kami juga menyarankan agar peserta tetap membawa obat-obatan pribadi yang biasa dikonsumsi,” tambah Muktadir.
PSBM XXVI 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan jejaring ekonomi dan silaturahmi bagi diaspora Sulawesi Selatan.
Dengan persiapan PSBM XXVI 2026 yang telah mencapai 100 persen, Makassar siap menyambut kembali para saudagar tangguhnya di Kota Daeng. (*)
Comment