Putus Isolasi, Gubernur Sulsel Pastikan Proyek Jalan Seko Terus Berlanjut

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), berkomitmen penuh untuk menuntaskan pembangunan akses jalan menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara.

Proyek strategis ini menjadi prioritas utama, guna membuka keterisolasian wilayah dan menghidupkan urat nadi perekonomian masyarakat di pedalaman.

​Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan bahwa pengerjaan jalur tersebut kini dilakukan secara simultan.

Proses pengerjaan melalui skema kolaborasi pendanaan antara pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah.

​Langkah ini diambil untuk memastikan pengerjaan tetap berjalan, meski di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Andi Sudirman menjelaskan bahwa, pembagian porsi pendanaan telah diatur agar target konektivitas wilayah segera tercapai.

​“Pengerjaan jalan Seko melalui APBN telah dimulai, dan In Syaa Allah melalui APBD Provinsi dalam waktu dekat juga akan berjalan. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian jalan Seko secara bertahap,” tegas Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, Jumat (3/4/2026).

​Meskipun saat ini Pemerintah Provinsi sedang melakukan penyesuaian dan efisiensi anggaran, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, menekankan bahwa proyek-proyek berdampak langsung pada masyarakat tidak akan dihentikan.

Pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil, tetap masuk dalam daftar prioritas pembangunan daerah.

​“Di tengah efisiensi, kita tetap berusaha menjalankan pembangunan daerah secara bertahap dengan fokus pada prioritas,” tegasnya.

​Mengingat medan pengerjaan yang cukup berat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, meminta dukungan dan kerja sama dari warga sekitar.

Proses mobilisasi alat berat dan material, kemungkinan besar akan berdampak pada mobilitas harian warga.

​“Kami mohon dukungan masyarakat dan juga mohon maaf apabila akses jalan menjadi terhambat selama proses pengerjaan berlangsung,” pungkasnya.

​Dengan dimulainya kembali pengerjaan ini, Gubernur Sulsel berharap, akses transportasi dari dan menuju Seko, akan menjadi lebih layak, memangkas waktu tempuh, dan menurunkan biaya logistik yang selama ini mencekik masyarakat setempat. (*)

Comment