Wajah Baru Jalan Poros Yasin Limpo Kabupaten Gowa: Tak Lagi Berdebu, Mobilitas Warga Kini Kian Lancar

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​GOWA — Proyek preservasi jalan Multiyears Projects (MYP) Paket 1 pada ruas Jalan Poros Yasin Limpo, Kecamatan Pattalasang, Kabupaten Gowa, mulai menunjukkan hasil signifikan.

Jalur utama yang dulunya rusak parah dan berdebu, kini bertransformasi menjadi akses mulus yang meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan.

​Perubahan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Infrastruktur yang kini jauh lebih layak, dinilai menjadi titik balik bagi produktivitas harian warga Desa Pattalasang dan sekitarnya.

​Salah seorang warga Dusun Tassilli, Jamil Dg Sijaya, mengungkapkan rasa syukurnya atas atensi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel), terhadap kerusakan jalan yang menahun tersebut.

Menurutnya, sebelum diperbaiki, kondisi jalan sangat membahayakan nyawa pengendara.

​“Alhamdulillah sekarang sudah dalam proses perbaikan. Terima kasih kepada Bapak Gubernur karena jalan yang selama ini menghambat pengendara akhirnya diperbaiki,” ujar Jamil saat ditemui di kediamannya, Kamis (2/4/2026).

​Jamil menceritakan betapa ngerinya kondisi jalan terdahulu yang dipenuhi lubang dalam, serta perbedaan tinggi antara aspal dan bahu jalan.

Tak jarang, ia harus terbangun dini hari untuk menolong pengendara yang terjatuh.

​“Dulu banyak lubang dan permukaannya tidak rata. Beberapa pengendara bahkan jatuh karena terperosok. Sekarang, kondisi itu sudah jauh berkurang,” ungkapnya.

​Senada dengan Jamil, Kusnadi, seorang pedagang kuliner di Desa Pattalasang, Kabupaten Gowa, merasakan dampak langsung pada usahanya.

Selain memudahkan distribusi barang, perbaikan jalan ini secara otomatis memperbaiki kualitas udara di sekitar tempat usahanya.

​“Dulu debunya luar biasa mengganggu. Sekarang sudah jauh lebih bersih dan tidak berdebu lagi. Semoga jalan ini awet dan kualitasnya terjaga,” harap Kusnadi.

​Proyek ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sulsel, untuk memperkuat konektivitas antarwilayah.

Pengerjaan dilakukan secara komprehensif melalui beberapa tahapan teknis yakni:

​Sistem Drainase: Pembangunan saluran air di titik rawan genangan.

​Pembersihan Lahan: Pembongkaran paving block lama yang sudah rusak.

​Pengaspalan Ganda: Pemberian lapisan dasar setebal 4 cm dan dilanjutkan dengan lapisan akhir (wearing course) setebal 6 cm.

​Dengan rampungnya pengerjaan ini secara bertahap, diharapkan arus logistik dan mobilitas masyarakat di Kabupaten Gowa dapat berjalan lebih efisien, sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih pesat. (*)

Comment