Lima Tahun Berdiri di Atas Drainase, Tiga Lapak di Kecamatan Tallo Akhirnya Dibongkar Paksa

ads
ads

MENITNEWS.COM ​MAKASSAR — Ketegasan diperlihatkan Pemerintah Kecamatan Tallo, dalam menata fasilitas umum. Setelah dibiarkan selama lima tahun, tiga lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdiri di atas saluran drainase Jalan Datuk Patimang, Kelurahan Kalukuang, akhirnya ditertibkan pada Minggu (5/4/2026).

​Penertiban ini dilakukan oleh tim gabungan dari pihak Kecamatan Tallo dan Kelurahan. Langkah ini diambil, karena keberadaan bangunan semi-permanen tersebut menyalahi aturan tata ruang dan menyumbat fungsi drainase, yang memicu masalah kebersihan serta potensi genangan air di wilayah tersebut.

​Camat Tallo, Andi Husni, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan upaya terakhir setelah serangkaian prosedur persuasif dilakukan.

Ia menyebutkan bahwa, para pemilik lapak sebenarnya telah menyadari pelanggaran tersebut, namun tidak kunjung melakukan pembongkaran mandiri.

​”Lapak yang dibongkar hari ini berada di Jalan Datuk Patimang. Jumlahnya ada tiga lapak. Bangunan ini sudah berdiri kurang lebih lima tahun di atas fasilitas umum,” ujar Andi Husni, di sela-sela penertiban.

​Husni menjelaskan bahwa, pihak Kecamatan tidak melakukan tindakan represif secara tiba-tiba terhadap lapak PKL.

Sebab, Pemerintah Kecamatan Tallo, tercatat telah melayangkan surat peringatan sebanyak tiga kali kepada para pemilik lapak PKL tersebut.

​”Kami sudah memberikan peneguran sebanyak tiga kali sebelumnya. Namun, karena peringatan tersebut tidak diindahkan, maka hari ini kami lakukan tindakan tegas berupa pembongkaran,” ungkap Andi Husni.

​Selain mengembalikan fungsi drainase, operasi ini menjadi bagian dari program besar Pemerintah Kecamatan Tallo, dalam mengentaskan kawasan kumuh dan meningkatkan estetika kota.

Andi Husni berharap, masyarakat semakin sadar untuk tidak memanfaatkan fasilitas publik demi kepentingan pribadi.

​”Langkah ini penting untuk memastikan wilayah kita tetap tertib, bersih, dan nyaman. Kami berkomitmen untuk terus menjaga ketertiban wilayah dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan demi pelayanan maksimal kepada warga Tallo,” pungkasnya.

​Proses penertiban lapak PKL berlangsung kondusif dengan pengawalan dari aparat setempat, dan material bongkaran langsung dibersihkan agar tidak menghambat arus lalu lintas di kawasan tersebut. (*)

Comment