Sembunyi di Langit-langit Rumah, Piton Sepanjang Tiga Meter Dievakuasi Damkarmat Makassar di BTP

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Ketenangan warga di Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, dikejutkan dengan penemuan seekor ular piton berukuran besar pada Sabtu (4/4/2026) dini hari. Untung, Tim Damkarmat Makassar sigap melakukan evakuasi.

Ular jenis Reticulatus Python tersebut dilaporkan masuk ke area pemukiman, dan bersembunyi di dalam rumah salah satu warga.

​Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, segera dikerahkan ke lokasi pada pukul 02.06 WITA.

Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis, mengingat posisi ular yang berada di sela-sela sempit bagian atas bangunan.

​Dalam rekaman video yang beredar, petugas Damkarmat yang mengenakan perlengkapan pelindung lengkap, harus ekstra hati-hati saat berusaha menjangkau ular tersebut.

Dengan menggunakan alat penjepit khusus (snake tong), petugas perlahan menarik tubuh ular yang melingkar kuat di struktur atap rumah.

​”Tim berhasil mengamankan ular jenis piton sepanjang kurang lebih 3 meter. Posisi ular berada di area plafon/langit-langit rumah warga di Blok Bangkala,” jelas Kepala Damkarmat Makassar, Fadly Wellang, Minggu (5/4/2026).

​Setelah Tim Damkarmat Makassar berjibaku selama beberapa menit, predator melata tersebut akhirnya berhasil diturunkan dan dimasukkan ke dalam karung pengaman.

Meski sempat memicu kepanikan, tidak ada laporan korban luka dalam insiden ini.

​Kejadian masuknya satwa liar ke pemukiman warga, sering kali dipicu oleh faktor cuaca atau pencarian sumber makanan.

Pihak Damkarmat Makassar, mengimbau warga untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar

Terutama area gudang atau tumpukan barang, yang berpotensi menjadi tempat persembunyian atau sarang ular.

​”Jika warga menemukan keberadaan hewan berbisa atau predator yang membahayakan di sekitar rumah, segera hubungi Call Center Damkarmat untuk penanganan profesional dan menghindari risiko serangan,” imbau Fadly Wellang.

​Saat ini, ular piton tersebut telah dibawa ke Mako Damkarmat Makassar, untuk nantinya diserahkan kepada pihak otoritas konservasi, atau dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari jangkauan manusia. (*)

Comment