Wamenkes Beri Mandat APPMBGI Awasi Higienitas Program Makan Bergizi Gratis

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​JAKARTA — Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI), resmi menerima mandat strategis dari Kementerian Kesehatan RI.

Asosiasi ini ditunjuk untuk memperkuat pengawasan serta pendampingan standar higienitas, dan sanitasi dalam pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

​Keputusan tersebut dihasilkan dalam pertemuan antara Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), dengan Ketua Umum APPMBGI, Dr. Ir. Abdul Rivai Ras, di Jakarta pada Jumat (10/4/2026).

​Melalui mandat ini, APPMBGI memiliki otoritas penuh untuk melakukan pendampingan menyeluruh terhadap operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.

Fokus utamanya adalah memastikan setiap dapur MBG, menerapkan standar kebersihan dan kesehatan yang ketat.

​Pengawasan akan dilakukan menggunakan sistem komprehensif bernama Sanitation and Hygiene Level System (SLHS).

Sistem ini mencakup pemantauan dari hulu ke hilir, mulai dari kualitas dan sumber bahan baku, prosedur penyimpanan dan pengolahan makanan, dan proses distribusi hingga sampai ke tangan penerima manfaat.

​Menjamin Keamanan Pangan Nasional

​Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, menegaskan bahwa tugas ini merupakan tanggung jawab besar dalam membangun sistem kesehatan berbasis pangan.

APPMBGI menjamin bahwa setiap SPPG, akan diaudit secara berkala untuk meminimalisir risiko kontaminasi.

​”Program MBG bukan sekadar distribusi makanan, tetapi bagian dari pembangunan sistem kesehatan. Kami akan memastikan seluruh SPPG memenuhi standar melalui pengawasan terintegrasi dan dukungan SDM yang tersertifikasi,” ujar Bro Rivai, sapaan akrab Rivai Ras.

​Sebagai tindak lanjut dari mandat ini, APPMBGI telah menyusun empat langkah strategis utama.

​Pendampingan Langsung: Terjun ke seluruh titik SPPG nasional.

​Standardisasi SLHS: Penerapan standar nasional sanitasi secara konsisten.

​Sertifikasi SDM: Pelatihan khusus bagi pengelola dapur agar kompeten secara medis dan teknis.

​Monitoring Berkelanjutan: Evaluasi berkala untuk menjamin keberlanjutan kualitas pangan.

​Kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan APPMBGI ini, diharapkan menjadi tonggak baru dalam penyelenggaraan layanan pangan publik yang tidak hanya bergizi, tetapi juga higienis dan aman bagi seluruh rakyat Indonesia. (*)

Comment