Ledakan Hebat di Pelabuhan Paotere: Sembilan Orang Terluka, BPBD Makassar Gerak Cepat Lakukan Penanganan

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR Suasana pagi di Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar mendadak mencekam.

Sebuah ledakan mesin kapal yang disusul kobaran api menghanguskan satu unit kapal nelayan pada Selasa dinihari (3/2/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Insiden tragis ini menyebabkan sembilan orang menjadi korban, termasuk seorang remaja.

Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, gerak cepat langsung terjun ke lapangan melakukan penanganan.

Kronologi Kejadian: Ledakan Saat Bongkar Muat

​Peristiwa bermula ketika para kru kapal sedang sibuk melakukan aktivitas rutin pembongkaran ikan. Menurut keterangan saksi mata di lokasi, ketenangan subuh itu pecah saat suara ledakan keras terdengar dari arah ruang mesin kapal.

​Percikan api dengan cepat merambat, memicu kebakaran yang mengepung para pekerja di atas kapal. Upaya pemadaman sempat dilakukan secara mandiri sebelum tim gabungan tiba di lokasi untuk mengendalikan situasi.

​Berdasarkan data dari Tim BPBD Kota Makassar, sembilan pria menjadi korban dalam insiden ini. Mayoritas korban mengalami luka berat dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif.

​Berikut adalah identitas para korban di Pelabuhan Paotere:

  1. Dg. Gassing (37) – Luka Berat
  2. Dg. Lanti’ (60) – Luka Berat
  3. Rusli Dg. Ngewa (45) – Luka Berat
  4. Dg. Rahmat (44) – Luka Berat
  5. Dg. Itung (35) – Luka Berat
  6. Ardi (16) – Luka Berat
  7. Putra (16) – Luka Berat
  8. Irisanga Dg. Gadding (65) – Luka Berat
  9. Dg. Tangga (65) – Luka Ringan.

​Seluruh korban di Pelabuhan Paotere, telah dievakuasi ke RS Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

​BPBD Kota Makassar melalui Komandan Regu (Dandru) Alpha, Alam Sila, menyatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pendataan menyeluruh.

​”Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang. Fokus utama kami adalah memastikan para korban mendapatkan perawatan terbaik,” jelas Alam Sila.

​Menanggapi insiden tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Dr. H.M. Fadli Tahar, mengimbau keras kepada para pemilik kapal dan nelayan di wilayah Pelabuhan Paotere.

Fadli Tahar mengimbau untuk melakukan pengecekan mesin secara rutin sebelum dan sesudah beroperasi. Memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) di atas kapal.

Serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap bahan-bahan yang mudah terbakar.

​”Tragedi di Pelabuhan Paotere ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan kerja di sektor maritim guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” kata Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Fadli Tahar. (*)

Comment