Bayar Parkir Bisa Dapat HP! Perumda Parkir Makassar Raya Uji Coba Sistem Digital di Wilayah Kecamatan Wajo

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Parkir di pinggir jalan kini bukan lagi sekadar rutinitas biasa bagi warga Kota Makassar. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya baru saja meluncurkan terobosan segar.

Apa itu? Terobosan dimaksud adalah bayar parkir, dapat struk resmi, dan berkesempatan membawa pulang hadiah menarik.

​Inovasi ini diperkenalkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Parkir Digital untuk Wilayah Kecamatan Wajo.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memodernisasi pengelolaan parkir on-street di Kota Daeng.

Uji Coba di 13 Titik Strategis

​Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA) menjelaskan bahwa, mulai Senin, 2 Februari hari ini hingga 18 Februari 2026 mendatang, sistem ini akan diuji coba di 13 titik parkir di luar area Jalan Sulawesi.

​Dalam sistem baru ini, setiap transaksi tidak lagi dilakukan secara manual yang sulit terpantau. Petugas parkir akan merekam data kendaraan melalui smartphone, dan pengguna jasa wajib menerima struk fisik sebagai bukti pembayaran yang sah.

​”Kami ingin membangun budaya baru. Masyarakat harus terbiasa meminta struk. Ini adalah bentuk transparansi agar pembayaran benar-benar masuk ke kas daerah dan dikelola secara akuntabel,” ujar Dirut Perumda Parkir Makassar Raya, ARA, Minggu (1/2/2026).

Struk Parkir Jadi Tiket Undian Hadiah

​Apa yang membuat sistem ini menarik? Struk yang diterima warga bukan sekadar kertas biasa. Perumda Parkir Makassar Raya telah menyiapkan program undian berhadiah yang dilaksanakan setiap tiga hari sekali selama masa uji coba.

​Daftar hadiah yang disiapkan: Smartphone (Handphone), dan berbagai perangkat elektronik lainnya.

​Pemenang akan diundi secara berkala dan diumumkan melalui akun Instagram resmi @humasperumdaparkirmakassarraya.

Menjawab Keluhan, Meningkatkan Layanan

​Acara Bimtek ini turut dihadiri oleh Direktur Operasional, Andi Ryan Adrianto, beserta jajaran Kepala Bagian dan Koordinator Kecamatan.

Fokus utamanya adalah membekali juru parkir (jukir) agar lebih profesional dan melek teknologi.

​Selain untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sistem digital ini merupakan jawaban langsung atas berbagai keluhan masyarakat mengenai ketidakpastian tarif dan transparansi di lapangan.

​Dengan adanya struk dan iming-iming hadiah, Perumda Parkir Makassar Raya berharap muncul sinergi antara Petugas Parkir dan warga, untuk menciptakan ekosistem parkir yang tertib, transparan, dan menguntungkan semua pihak. (*)

Comment