MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar, Dr. Mahyuddin, S.STP., M.AP, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran berjalan dalam Rapat Panitia Khusus (Pansus) di DPRD Kota Makassar, Selasa (5/5/2026).
Dalam laporannya, Mahyuddin mengungkapkan bahwa Disperkim Makassar mencatatkan performa positif dengan realisasi fisik yang melampaui serapan keuangan.
Tercatat, dari total pagu anggaran sebesar Rp67 miliar, instansi ini berhasil menyerap dana sebesar Rp54,5 miliar atau sekitar 81,83 persen.
”Persentase realisasi anggaran cukup positif di angka 81,83 persen. Namun, yang membanggakan adalah capaian realisasi fisik yang justru lebih tinggi, yakni mencapai 89,17 persen,” ujar Mahyuddin dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Angka ini, menurutnya, mencerminkan komitmen kuat Disperkim dalam menuntaskan pembangunan infrastruktur fisik bagi masyarakat Makassar meskipun terdapat efisiensi dalam penggunaan anggaran.
Terkait urusan perumahan dan permukiman, Kepala Disperkim Makassar, Mahyuddin, menegaskan bahwa terdapat 21 sub-kegiatan yang telah dijalankan secara maksimal.
Efektivitas koordinasi internal, diklaim menjadi kunci keberhasilan Disperkim Makassar, dalam mencapai target indikator kinerja sasaran strategis hingga 100 persen.
”Seluruh program prioritas pada 21 sub-kegiatan telah berjalan optimal sesuai target yang ditetapkan,” tambahnya.
Dalam rapat tersebut, Mahyuddin juga memberikan klarifikasi mengenai anggaran bantuan perumahan, bagi korban bencana yang tidak terealisasi. Ia menjelaskan bahwa, hal ini murni disebabkan oleh kendala administratif dan regulasi.
Berdasarkan aturan yang berlaku, dana bantuan bencana hanya dapat dikucurkan jika Pemerintah Kota menerbitkan SK Bencana atau status bencana resmi.
”Kita patut bersyukur karena Kota Makassar tetap dalam kondisi kondusif. Tidak adanya bencana besar membuat SK Bencana tidak diterbitkan, sehingga secara regulasi anggaran tersebut memang tidak bisa diserap,” jelas Mahyuddin.
Meski demikian, pihaknya memastikan Disperkim Makassar tetap fokus pada program pemukiman lainnya, agar tetap tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga Kota Makassar. (*)
Comment