MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, secara resmi menyelenggarakan kegiatan Capacity Building 2026.
Agenda ini menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam memperkuat kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) guna mewujudkan sistem perencanaan pembangunan yang lebih adaptif dan inovatif.
Kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa, perencanaan pembangunan daerah tidak lagi dapat dilakukan dengan metode konvensional.
Kompleksitas tantangan global dan lokal menuntut adanya peningkatan kompetensi, inovasi, serta kolaborasi lintas sektor agar setiap kebijakan yang dirumuskan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat dan berkelanjutan.
Rangkaian acara dikemas secara dinamis, mulai dari sesi lokakarya (workshop), berbagi pengalaman (sharing session), diskusi strategis, hingga aktivitas outbound.
Pendekatan ini dirancang Bappeda Makassar, untuk menciptakan ruang pembelajaran yang inspiratif sekaligus mempererat soliditas antarpegawai.
Kepala Bappeda Kota Makassar, Muhammad Dahyal, menegaskan pentingnya perubahan pola pikir dalam birokrasi perencanaan.
”Perencanaan pembangunan saat ini menuntut kita untuk selalu selangkah di depan. Kapasitas ASN harus terus ditingkatkan agar kebijakan yang dirumuskan benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, terukur, dan berbasis data,” tutur Dahyal.
“Kami ingin memastikan setiap program yang dijalankan memiliki dampak nyata bagi kemajuan Kota Makassar,” ujar Muhammad Dahyal dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Melalui penguatan kapasitas ini, Bappeda Kota Makassar optimis kinerja pemerintah daerah akan semakin optimal.
Sinergi yang terbangun diharapkan dapat memperkaya perspektif perencanaan, dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan di masa depan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Bappeda Makassar, untuk mewujudkan Makassar sebagai kota yang tangguh, dengan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan tepat sasaran. (*)
Comment