MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pelindo Group Wilayah Kerja Makassar mempertegas komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Sulawesi Selatan. Proyek strategis yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 20 Juni 2026 mendatang.
Dukungan tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi bersama Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI di Makassar, Selasa (5/5). Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan konstruksi berjalan sinkron dan sesuai dengan linimasa yang telah ditetapkan.
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infra, Indra Hermawan, menekankan bahwa keberhasilan proyek ini sangat bergantung pada penguatan koordinasi antarlembaga.
“Sinergi antarpihak menjadi kunci utama agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Indra.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Project Manager Sekolah Rakyat Sulsel dari PT Nindya Karya, Syaeful Karim, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan optimalisasi sumber daya. Percepatan pekerjaan di lapangan menjadi fokus utama guna menjaga ritme pembangunan.

“Kami terus memacu progres di lapangan agar target penyelesaian pada Juni 2026 tetap terjaga dan tidak meleset dari jadwal,” tegas Syaeful.
Sementara itu, Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 4, Rinto Saiful, menegaskan bahwa keterlibatan Pelindo merupakan bentuk nyata kontribusi BUMN dalam pembangunan sosial dan peningkatan kualitas SDM di wilayah Sulawesi Selatan.
“Pelindo siap mendukung penuh percepatan ini. Kami memandang proyek Sekolah Rakyat sebagai investasi jangka panjang untuk kualitas pendidikan dan pembangunan kewilayahan,” ungkap Rinto.
Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif strategis pemerintah, untuk memperkecil ketimpangan akses pendidikan, terutama di wilayah yang masih minim infrastruktur dasar.
Keterlibatan aktif Pelindo dalam koordinasi ini, memperkuat peran sektor logistik dan kepelabuhanan dalam menyukseskan program strategis nasional. (*)
Comment