MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) secara resmi menerima hibah aset, berupa tanah dan bangunan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar.
Penyerahan ini menandai langkah strategis kedua belah pihak dalam memperkuat ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan daerah kepulauan.
Penandatanganan naskah perjanjian hibah dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, bersama Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc (Prof JJ).
Prosesi tersebut berlangsung di Ruang Rektor, Lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Kamis (30/4/2026).
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa—yang akrab disapa Prof JJ—menegaskan bahwa hibah ini merupakan instrumen penting bagi Unhas dalam memperluas akses layanan pendidikan tinggi di wilayah kepulauan.
Ia menilai dukungan Pemkab Selayar, sebagai wujud visi besar kepemimpinan daerah dalam memajukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Pendidikan vokasi harus menjadi pengikat baru bagi kemajuan Selayar. Ini bukan sekadar tentang proses belajar mengajar, tetapi tentang membangun masa depan daerah berdasarkan potensi lokal yang ada,” ujar Prof JJ dalam sambutannya.
Lebih lanjut, Prof JJ mengungkapkan rencana besar Unhas untuk menjadikan Selayar sebagai pilot project riset kelautan global.

Salah satu langkah konkretnya adalah kolaborasi Unhas dengan Guangdong University untuk pengembangan budidaya perikanan yang komprehensif.
“Kami ingin memastikan bahwa riset yang dilakukan benar-benar menjawab kebutuhan lokal dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Selayar,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kepulauan Selayar, H. Muhammad Natsir Ali, mengakui tantangan geografis sebagai wilayah kepulauan memang membutuhkan pendekatan pembangunan yang spesifik.
Menurutnya, pendidikan vokasi adalah solusi untuk mencetak tenaga kerja yang terampil di sektor-sektor unggulan seperti perikanan dan pariwisata.
“Membangun di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, namun pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditunda. Vokasi akan mempercepat pembangunan daerah dan membuka peluang ekonomi baru,” tegas Natsir Ali.
Selain penyerahan hibah aset, agenda ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) untuk penguatan kolaborasi jangka panjang di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Saat ini, program pendidikan vokasi Unhas di Selayar, telah berjalan aktif dengan fokus pada program studi strategis, salah satunya Prodi Destinasi Pariwisata.
Kehadiran kampus vokasi Unhas ini, diharapkan mampu mengoptimalkan potensi wisata bahari Selayar melalui penyediaan tenaga profesional lokal. (*)
Comment