Ingat! Selasa 3 Juni, Pengumuman Kelulusan SMAN Unggulan di Makassar

ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Pada Selasa, 3 Juni 2025, anak yang lolos masuk SMAN Unggulan di Kota Makassar diumumkan. Mereka yang dinyatakan lulus ini berhak masuk di SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, dan SMAN 17 Makassar.

Adapun yang akan dinyatakan lulus ini berjumlah 1.548 dari empat SMAN unggulan tersebut.

Kuota sekolah unggulan di Kota Makassar itu terbanyak di SMAN 5 Makassar, yakni sebanyak 432 murid dengan 12 Rombel, sementara kuota untuk SMAN 1 Makassar itu sebanyak 396 murid dengan 11 Rombel, selanjutnya SMAN 2 Makassar menerima sebanyak 360 murid dengan 10 Rombel, dan SMAN 17 Makassar hanya menerima 360 murid dengan 10 Rombel.

Sebelumnya, Kabid SMA Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel, M. Nur Kusuma, menyampaikan ada sekitar 10.037 calon Murid yang melakukan pendaftaran masuk SMAN unggulan di Makassar. Data itu belum dirampungkan, sebab data tersebut ditampung dua jam sebelum pendaftaran ditutup.

Tes Masuk Sekolah Unggulan Sudah Selesai Digelar

Sebelum pendaftaran, calon Murid tersebut telah melakukan Tes Potensi Akademik (TPA) masuk sekolah unggulan di Makassar. TPA masuk SMAN unggulan ini sendiri sudah dilangsungkan sejak 15-19 Mei 2025, dan ada lagi TPA ulang bagi mereka yang mengalami kendala teknis saat tes sebelumnya sebanyak 1.614 pada 22 Mei 2025 lalu.

Sementara pendaftaran masuk SMAN unggulan di Makassar ini dibuka pada 26-28 Mei 2025, dan pengumuman kelulusan pada Selasa, 3 Juni 2025.

Begini Perhitungan Nilai sebagai Syarat Lulus Sekolah Unggulan di Sulsel

Masuk Sekolah Unggulan di Sulsel, tak membuka Jalur Afirmasi, Domisili, dan Jalur Perpindahan Guru. Namun, jalur masuk Sekolah Unggulan ini melalui Jalur Tes Akademik atau Tes Potensi Akademik (TPA), yang diakumulasi nilai raport calon Murid semester 1-5.

TPA sendiri sudah dilangsungkan sejak 15-19 Mei 2025, dan ada lagi TPA ulang bagi mereka yang mengalami kendala teknis saat tes sebelumnya sebanyak 1.614 pada 22 Mei 2025 lalu.

“Adapun perhitungan nilai untuk bisa lolos masuk di Sekolah Unggulan adalah rata-rata nilai semester 1 sampai 5, dijumlahkan dikali dengan nilai TPAnya. Jadi misalnya nilai TPAnya 50, maka jumlah akumulasi nilai raport dikali 50 persen, itulah bobotnya,” jelas Bagian Teknis Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sulsel 2025, Muliyama Tanjung.

Muliyama juga menyampaikan alasan Disdik menggunakan opsi TPA sebagai salah satu syarat masuk Sekolah Unggulan.

“Dinas pendidikan memilih TPA itu dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025. Disitu sangat jelas disebutkan bahwa nilai raport lulusan SMP sederajat itu wajib dibobot. Nah, pada saat itu Tim Penyusun Juknis itu memberikan beberapa opsi ke Pimpinan, salah satunya adalah tes yang disebut TPA,” ujarnya.

Muliyama melanjutkan bahwa soal yang terdapat pada TPA ini terbagi dalam empat bagian yang sifatnya rahasia. Adapun jumlah soal TPA ini ada 60 dengan waktu 60 menit.

“Jadi ada empat bagian dalam soal tes ini. Pertama soal kategori verbal, numerik, satu bagian soal logika, dan spasial. Ini penyusun soal dibentuk langsung oleh Pimpinan. Kita di Disdik tidak ada yang tahu ya, sehingga soal ini terjaga kerahasiaannya,” sebutnya.

Sementara itu, Kabid SMA Disdik Sulsel, M. Nur Kusuma, menegaskan dalam SPMB 2025 ini pihaknya menjamin tak ada Orang Dalam (Ordal). Ia juga mengimbau kepada masyarakat atau Orang Tua calon Murid, agar melaporkan saat mendapat tawaran lulus masuk Sekolah, termasuk Sekolah Unggulan.

“Saya menegaskan untuk SPMB 2025 ini tidak ada istilah orang dalam atau Ordal atau membayar-bayar lah. Jangan sampai ada nama (Pejabat) Disdik dicatut, kami akan laksanakan apa kata Pimpinan (Kepala Disdik) bahwa jangan ada Ordal dan semacamnya,” tegasnya.

“Jadi kalau menemukan atau mendapatkan orang yang mengatasnamakan Pegawai Disdik untuk bisa meloloskan anaknya, silakan melapor ke Sekolah langsung atau bisa juga di aplikasi WA pribadi juga. Kami siap menerima aduan itu,” imbau Kusuma. (*)

Comment