MENITNEWS.COM, SURABAYA — Legenda PSM Makassar, Syamsuddin Batola, tewas usai mobil yang ditumpanginya terlibat kecelakaan maut dengan bus di Tol Pasuruan – Probolinggo.
Korban sendiri diketahui menjadi Pelatih Persewangi Banyuwangi. Syamsuddin Batola awalnya ingin menuju ke MCM Asprov PSSI Jatim, dengan menumpang minibus yang dikemudikan oleh Ari Mustofa (38).
Belakangan minibus tersebut menabrak bagian belakang bus Hino di Km 842/200 B Tol Pasuruan – Probolinggo pada Kamis (12/12/2024) sekitar pukul 05.30 WIB.
“Diduga pengemudi mengantuk, sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya kemudian menabrak kendaraan bus yang ada di depannya,” ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Imet Chaerudin Tamsil.
Tabrakan itu membuat minibus yang ditumpangi korban naik ke bahu jalan. Sementara bus yang ditabrak juga berhenti di bahu jalan.
“Kendaraan minibus mengalami kerusakan pada bodi bagian depan. Kendaraan bus mengalami kerusakan belakang kanan,” katanya.
Ari Mustofa yang juga Sekretaris Persewangi luka ringan. Dia telah dilarikan ke RS Probolinggo.
Sementara itu, pengemudi Bus Hino Riyanto (45) dilaporkan dalam keadaan sehat.
Syamsuddin Batola sendiri memiliki perjalanan panjang di sepak bola Indonesia. Dia merupakan mantan pemain PSM Makassar, yang berhasil mengantarkan Pasukan Ramang juara Liga Indonesia 1999/2000.
Selain membela Juku Eja, Syamsuddin Batola juga sempat membela beberapa klub besar di Liga Indonesia seperti Pelita Jaya FC, PKT Bontang, hingga Persim Maros.
Setelah gantung sepatu, pria kelahiran 4 Juli 1967 itu berganti profesi sebagai pelatih. Syamsuddin Batola pernah menjabat sebagai pelatih PSM Makassar. Kemudian dia menjadi Direktur Teknik PSM Makassar. (bs)
Comment