MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Mengisi waktu libur tidak melulu harus dengan bepergian jauh atau bermewah-mewah. Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, mengajak seluruh keluarga untuk menjadikan momen liburan sebagai ajang mempererat kualitas hubungan antaranggota keluarga, melalui berbagai kegiatan produktif.
Melalui unggahan terbaru di Akun Media Sosial resminya, Kemendukbangga/BKKBN Sulsel membagikan tips kreatif agar liburan tetap bermanfaat. Mulai dari memasak bersama, berolahraga ringan, hingga menekuni hobi baru di rumah.
Tips Liburan Produktif Ala Kemendukbangga/BKKBN Sulsel:
Literasi & Hiburan: Membaca buku atau menonton film edukatif bersama anak untuk mengisi wawasan.
Aktivitas Fisik: Menjaga kebugaran dengan membersihkan rumah bersama, bersepeda, atau jogging.
Pengembangan Diri: Mencoba hobi baru atau mengikuti kursus daring guna meningkatkan keterampilan di bidang yang diminati.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, S.H., M.M, menekankan bahwa esensi dari liburan bagi sebuah keluarga adalah hadirnya kualitas komunikasi dan kasih sayang (Quality Time).
”Liburan adalah momentum emas bagi orang tua untuk kembali ‘hadir’ sepenuhnya bagi anak-anak dan pasangan. Apapun pilihannya, baik itu mudik ke kampung halaman maupun tetap di rumah, yang paling utama adalah bagaimana kita menciptakan rasa aman, nyaman, dan penuh makna,” tutur Shodiqin, Sabtu (3/1/2026).
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sederhana seperti memasak bersama atau berkebun di halaman rumah, bukan sekadar pengisi waktu luang, melainkan sarana edukasi bagi anak.
”Kami di Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, ingin mendorong agar setiap keluarga mampu membangun ketahanan keluarga melalui aktivitas positif. Dengan beraktivitas bersama, orang tua bisa menanamkan nilai-nilai karakter dan kekompakan. Keluarga yang bahagia dan produktif adalah pondasi utama dalam mencetak generasi emas yang bebas stunting dan berkualitas,” pungkasnya.
Dengan kampanye ini, diharapkan masyarakat Sulawesi Selatan dapat menikmati masa libur mereka dengan lebih sehat, bahagia, dan tetap membawa dampak positif bagi perkembangan tumbuh kembang anak di dalam keluarga. (*)
Comment