Jelang Lebaran, Perumda Parkir Makassar Minta Maaf atas Kemacetan di Pusat Perbelanjaan

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Direktur Utama Perumda Parkir Makassar, Saharuddin Said, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait kemacetan parah yang terjadi di sejumlah ruas jalan utama Kota Makassar menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Saharuddin, lonjakan aktivitas warga berburu kebutuhan lebaran di pusat perbelanjaan, pertokoan, dan mal merupakan momentum tahunan yang selalu memicu kepadatan lalu lintas.

“Kami memohon maaf atas kondisi macet yang cukup parah di beberapa ruas jalan. Ini adalah momentum puncak aktivitas masyarakat menjelang Idul Fitri, yang memang setiap tahunnya menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” ujar Saharuddin.

Tertib Parkir Jadi Kunci

Ia menjelaskan bahwa ledakan jumlah kendaraan di sekitar pusat keramaian sering kali sulit diantisipasi sepenuhnya. Meski begitu, pihaknya terus berupaya melakukan pengawasan dan penataan di lapangan agar situasi tetap terkendali.

Saharuddin juga mengimbau warga agar tidak memarkir kendaraan secara sembarangan. Ia menegaskan, meningkatnya aktivitas ekonomi menjelang lebaran bukan alasan untuk melanggar aturan.

“Kami berharap masyarakat bisa bekerja sama dan tidak memarkir kendaraannya di sembarang tempat. Aturan tetap berlaku, dan pelanggaran tentu akan ditindak tegas oleh pihak berwenang,” ucapnya.

Fokus Atasi Titik Rawan Kemacetan

Senada dengan hal tersebut, Direktur Operasional Perumda Parkir Makassar, Andi Ryan Adrianto, menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan aparat lalu lintas dan instansi terkait guna mengurai kemacetan.

Beberapa kawasan yang kini menjadi perhatian khusus antara lain:

  • Kawasan Jalan Boulevard

  • Pasar Butung

  • Pasar Sentral

Pihaknya memastikan personel akan turun langsung ke lapangan untuk meninjau situasi dan memastikan tata kelola parkir berjalan lebih baik.

“Perumda Parkir akan terus berpartisipasi dan bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terjaga, sehingga ke depannya kemacetan parah seperti ini bisa kita antisipasi,” tutup Andi Ryan. (*)

Comment