MENITNEWS.COM, KENDARI — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi menjalin penguatan kerja sama antardaerah dengan Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Langkah strategis ini diawali dengan kunjungan kerja Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah ke Kota Kendari pada Kamis (28/5/2026).
Kedatangan rombongan Pemkab Sidrap disambut hangat oleh pengurus Kerukunan Keluarga Bugis Sidrap (Kebugis) Sulawesi Tenggara, melalui acara silaturahmi dan makan malam bersama di Padi-Padi Restaurant, Kendari.
Turut hadir dalam rombongan tersebut Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Wakil Ketua dan anggota DPRD, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Sidrap.
Dalam sambutannya, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memaparkan tiga agenda utama dalam kunjungan kerja yang dijadwalkan berlangsung hingga 31 Mei 2026 ini.
Legalisasi Kerja Sama Dagang Pangan: Melegalkan hubungan dagang komoditas pangan seperti beras, telur, dan daging ayam dengan Pemkot Kendari agar tercatat resmi di Kementerian Perekonomian RI.
Penguatan Silaturahmi: Mempererat hubungan dengan warga perantau asal Sidrap yang berdomisili di Sulawesi Tenggara.
Penerimaan Penghargaan Nasional: Menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sebagai daerah dengan angka penurunan kemiskinan paling signifikan di Pulau Sulawesi.
”Salah satu misi kita ke sini untuk perdagangan telur dan daging ayam, karena suplai pangan itu lebih dominan dari Sidrap. Makanya kita mau legalisasi pengakuan antara Pemerintah Sidrap dengan Kendari supaya nanti itu tercatat dalam Kementerian Ekonomi Republik Indonesia,” ujar Bupati Sidrap, Syaharuddin.
Bupati Sidrap, Syaharuddin menegaskan bahwa, kemajuan Kabupaten Sidrap saat ini berbasis pada data objektif dan riil, bukan sekadar narasi di media sosial.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, pertumbuhan ekonomi Sidrap melonjak tajam dari 4 persen menjadi 7,71 persen. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 5 persen menjadi 4 persen.
”Pergerakan kemajuan di Kabupaten Sidrap bukan ditandai dengan narasi cerita pemimpinnya di media sosial, tapi tanda keberhasilan di Sidrap dituliskan dalam angka Badan Pusat Statistik Republik Indonesia,” tegasnya.
Ketua Kebugis Sulawesi Tenggara, Amir Ali, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kunjungan jajaran pemerintah daerah tersebut.
Ia berharap momentum ini dapat menjadi wadah berbagi pengalaman bagi warga perantau Sidrap di Kendari yang memiliki latar belakang profesi beragam, mulai dari pebisnis hingga profesional.
”Kehadiran Bapak Bupati dan rombongan menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Kebugis di Sulawesi Tenggara. Kami berharap melalui pertemuan ini, ada sharing pengalaman dari Bapak Bupati kepada kami yang ada di sini,” tutur Amir Ali.
Kunjungan kerja Bupati Sidrap ini, diharapkan mampu menjadi momentum strategis bagi Pemkab Sidrap dalam mendongkrak performa ekonomi daerah sekaligus memperluas pasar komoditas unggulan di tingkat nasional. (*)
Comment