Peringatan Hari Jadi Bulukumba ke-65 Dimajukan ke 3 Februari 2025

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, BULUKUMBA — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba yang ke-65 tahun ini dimajukan, dari tanggal 4 Februari menjadi 3 Februari 2025. Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan jadwal Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Fadjry Djufry.

Fadjry dijadwalkan menghadiri acara puncak peringatan tersebut. Pada 4 Februari 2025, PJ. Gubernur Sulsel harus ke Jakarta untuk menghadiri pelantikan kepala daerah.

Acara puncak akan berlangsung pada Senin, 3 Februari 2025, melalui Rapat Paripurna DPRD di Lapangan Pemuda Bulukumba. Setelah rapat, Pj Gubernur dijadwalkan meninjau berbagai kegiatan sosial.

Seperti pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan gigi dan mulut, donor darah, serta program Makan Bergizi Gratis yang dipusatkan di SMA Negeri 8 Bulukumba. Fadjry juga akan mengunjungi beberapa proyek pembangunan infrastruktur irigasi dengan sistem pracetak yang telah menjadi prototipe dalam tiga tahun terakhir.

Sebagai bagian dari perayaan, para siswa tingkat PAUD, SD, dan SMP diimbau mengenakan pakaian adat tradisional berwarna hitam mulai 31 Januari hingga 4 Februari 2025. Seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Daerah Bulukumba, instansi vertikal, serta BUMN/BUMD juga diimbau mengenakan pakaian hitam pada 3–4 Februari 2025 untuk memeriahkan peringatan ini.

Pada malam harinya, sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Bulukumba, panitia akan menggelar zikir dan tausiah di Masjid Islamic Center Dato Tiro. Tausiah akan disampaikan oleh Ustaz Irvan Rizki dari Jakarta.

Tema peringatan Hari Jadi Bulukumba ke-65 tahun ini adalah “Ketahanan Pangan untuk Pembangunan yang Berkelanjutan”. Tema ini dipilih untuk menyoroti pentingnya ketahanan pangan dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ditetapkan pada 4 Februari 1960, berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 1994. Namun, untuk tahun ini, peringatan dimajukan sehari lebih awal guna menyesuaikan dengan agenda Pj Gubernur Sulawesi Selatan. (far)

Comment