Wow! Gunting Bedah Tersangkut di Perut Perempuan India, Baru Terungkap Setelah 17 Tahun Lamanya

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, INDIA — Kejadian tak menyenangkan dialami oleh seorang perempuan di Lucknow, Uttar Pradesh, India, bernama Sandhya Pandey.

Pasalnya, terdapat gunting bedah yang tersangkut di dalam perut Pandey, dan baru terungkap 17 tahun setelahnya pada 2025. Wow!

Dilansir IndiaToday, Jumat (4/4/2025), gunting bedah itu digunakan ketika Pandey, menjalani operasi caesar untuk melahirkan anaknya pada 2008 silam. Lantas, bagaimana kejadiannya?

Kejadian bermula, ketika Sandhya Pandey, yang menjalani operasi caesar di Panti She Medical Care pada 28 Februari 2008 silam. Sejak saat itu, Pandey mengeluhkan perutnya yang terasa sakit terus-menerus, meski berhasil melahirkan seorang anak.

Dia dan suaminya, Arvind Kumar Pandey, telah berulang kali mencoba berkonsultasi ke berbagai dokter dan mendapatkan pengobatan. Namun, kondisinya tetap sama seperti itu.

Singkat cerita, pada pertengahan Maret 2025, Pandey, menjalani pengecekan medis menggunakan sinar x atau x-ray di Lucknow Medical College. Hasil x-ray menemukan bahwa terdapat gunting yang bersarang di dalam perut Pandey.

Gunting tersebut yang mengakibatkan Pandey merasa sakit perut terus-menerus. Mengetahui hal tersebut, Pandey segera menjalani operasi pengangkatan gunting dari perutnya pada Rabu (26/3/2025). Operasi yang dilakukan di King George’s Medical University (KGMU) tersebut, berhasil dengan baik.

Pihak rumah sakit KGMU menyatakan, gunting itu berhasil dikeluarkan setelah melewati operasi yang rumit. Mereka juga menyampaikan bahwa kondisi Sandhya Pandey, telah pulih kembali dan diperbolehkan untuk pulang ke rumah.

Suami Pandey kini juga telah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi setempat, dan meminta adanya proses investigasi. Dilansir dari OdishaTV, Kumar Pandey telah mengajukan pengaduan polisi terhadap dokter bernama Pushpa Jaiswal.

Pushpa Jaiswal, diduga merupakan dokter yang melakukan operasi caesar terhadap Pandey pada 2008, yang menyebabkan sebuah gunting bedah tertinggal di perutnya. Dalam pengaduannya, Kumar Pandey menuduh Jaiswal melakukan kelalaian medis yang parah dan menuntut penyelidikan menyeluruh atas masalah ini.

Kasus ini dengan cepat menyebar di media sosial, dan memicu kekhawatiran tentang akuntabilitas medis dalam sistem perawatan kesehatan di India.

Namun, para ahli menyatakan bahwa instrumen bedah yang tertahan jarang terjadi, tetapi dapat menyebabkan komplikasi yang parah jika tidak terdiagnosis. (bs)

Comment