Tak Lagi Cemas Soal Biaya, Pasien Gangguan Saraf Puji Kesetaraan Layanan JKN

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), kembali menunjukkan peran krusialnya sebagai bantalan sosial kesehatan bagi masyarakat.

Rita Zahara (54), seorang peserta mandiri BPJS Kesehatan kelas dua, membagikan pengalamannya menjalani pengobatan rutin gangguan saraf tanpa kendala biaya dan birokrasi.

​Bagi Rita, konsistensi pelayanan menjadi kunci utama. Di tengah persepsi publik yang terkadang skeptis terhadap layanan jaminan sosial, ia justru merasakan kemudahan akses sejak dari meja pendaftaran hingga ruang pemeriksaan.

​Rita mengungkapkan bahwa, efisiensi waktu menjadi salah satu aspek yang paling ia rasakan.

Proses administratif yang kerap dianggap berbelit, justru berjalan mengalir tanpa hambatan berarti di rumah sakit tempatnya bernaung.

​”Pelayanannya cukup cepat dan saya langsung ditangani. Dari pendaftaran sampai pemeriksaan, semuanya berjalan lancar,” ujar Rita, Kamis (2/4/2026).

​Selain kecepatan, transparansi informasi dari tenaga medis juga menjadi poin plus. Menurutnya, komunikasi yang baik dari dokter dan perawat memberikan rasa aman secara psikologis bagi pasien kronis seperti dirinya.

​Salah satu poin penting yang ditegaskan Rita adalah mengenai kesetaraan layanan. Ia mengaku tidak merasakan adanya perbedaan perlakuan antara pasien JKN dengan pasien umum lainnya.

​”Semua diperlakukan sama dan cukup baik. Saya tidak merasa ada perbedaan walaupun saya peserta JKN BPJS Kesehatan. Dokter dan perawatnya ramah, semua prosedur dijelaskan secara rinci,” tuturnya.

​Kehadiran JKN diakui Rita telah menghilangkan beban pikiran terkait biaya medis yang tinggi, terutama untuk penyakit yang membutuhkan perawatan jangka panjang.

Jaminan pembiayaan ini memberikan kepastian bagi keluarganya, agar tidak terjerumus dalam kesulitan ekonomi akibat biaya kesehatan.

​”Dengan JKN, saya bisa berobat dengan tenang karena sudah ada jaminan. Ini sangat membantu, saya dan keluarga tidak takut lagi untuk datang ke rumah sakit,” tutur Rita.

​Mengakhiri ceritanya, Rita berharap BPJS Kesehatan terus melakukan inovasi dan peningkatan kualitas layanan.

Baginya, JKN bukan sekadar program pemerintah, melainkan sandaran utama bagi kesehatan rakyat Indonesia.

​”Semoga pelayanan JKN terus ditingkatkan agar manfaatnya semakin dirasakan luas. Program ini sangat penting untuk keberlangsungan kesehatan kita semua,” pungkasnya. (*)

Comment