Daeng Manye Tinjau Wisata Paria Lau, Siapkan Pengembangan Destinasi Unggulan Untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, TAKALAR — Setelah meninjau Destinasi Wisata Air Terjun Timurung di Desa Kale Ko’mara, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, kembali melanjutkan kunungan kerjanya ke Destinasi Wisata Paria Lau di Kelurahan Takalar Lama, Kecamatan Mappakasunggu, Kabupaten Takalar, Senin (1/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Paria Lau sendiri merupakan salah satu dari tujuh destinasi wisata unggulan, yang menjadi fokus promosi dan pengembangan pemerintah daerah.

Dalam agenda tersebut, Bupati Daeng Manye didampingi Kepala Dinas Pariwisata, Kepala BPBD, Camat Mappakasunggu, Camat Galesong Selatan, serta Lurah Takalar Lama.

Rombongan meninjau langsung kondisi kawasan wisata, sekaligus mengevaluasi potensi pengembangan fasilitas pendukung bagi wisatawan.

Paria Lau dikenal sebagai destinasi wisata pesisir yang menawarkan panorama laut yang indah, suasana pantai yang nyaman, serta pemandangan matahari terbenam yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Keindahan alam yang dimiliki, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu objek wisata favorit masyarakat Kabupaten Takalar dan sekitarnya.

Bupati Daeng Manye menilai, Paria Lau memiliki prospek besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan tidak hanya di Takalar, tetapi juga di Sulawesi Selatan.

Karena itu, Pemerintah Daerah berkomitmen melakukan pembenahan infrastruktur dan peningkatan fasilitas guna memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

“Takalar memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Karena itu kami terus mendorong promosi destinasi wisata unggulan agar semakin dikenal masyarakat luas dan mampu menarik kunjungan wisatawan dari berbagai daerah,” ujar Daeng Manye.

Menurutnya, Kabupaten Takalar memiliki potensi wisata yang lengkap, mulai dari wisata alam pegunungan, air terjun, wisata bahari hingga wisata budaya yang tersebar di berbagai wilayah.

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal, menjaga, dan mencintai destinasi wisata yang ada di daerahnya.

Selain menjadi sarana rekreasi, sektor pariwisata dinilai mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, terutama pelaku UMKM, usaha kuliner, serta sektor jasa pendukung lainnya.

Daeng Manye berharap dukungan seluruh elemen masyarakat, dapat mempercepat pengembangan Paria Lau sebagai ikon wisata daerah yang mampu meningkatkan daya saing pariwisata Takalar di tingkat regional maupun nasional. (*)

Comment