Hajar Oman 3-0 di SUGBK, Timnas Indonesia Naik ke Peringkat 118 FIFA

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, JAKARTA — Timnas Indonesia tampil impresif dengan mengalahkan Oman 3-0 dalam laga FIFA Matchday, yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam.

Kemenangan tersebut tidak hanya mempertegas perkembangan performa skuad Garuda, tetapi juga menjadi catatan bersejarah karena Indonesia, akhirnya kembali menundukkan Oman setelah lebih dari tiga dekade tanpa kemenangan dalam pertemuan kedua tim.

Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia langsung menunjukkan permainan agresif dan efektif.

Keunggulan tuan rumah dibuka oleh Justin Hubner pada menit ke-13 melalui situasi bola mati yang gagal diantisipasi lini pertahanan Oman.

Tekanan Indonesia terus berlanjut. Pada menit ke-27, Ole Romeny menggandakan keunggulan lewat aksi individu yang memukau, sekaligus menutup babak pertama dengan skor 2-0 untuk Garuda.

Memasuki babak kedua, Indonesia tidak mengendurkan serangan. Ragnar Oratmangoen memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-56 setelah memanfaatkan umpan silang matang dari Ivar Jenner.

Setelah gol ketiga tercipta, Indonesia mampu mengontrol jalannya pertandingan dan meredam berbagai upaya Oman untuk bangkit hingga pertandingan berakhir.

Salah satu momen penting dalam laga ini terjadi saat Oman memperoleh hadiah penalti.

Namun, peluang emas tersebut berhasil digagalkan kiper Emil Audero yang tampil tenang dan sigap di bawah mistar gawang.

Penyelamatan tersebut menjadi titik krusial yang menjaga momentum tetap berada di pihak Indonesia sekaligus memukul mental para pemain Oman.

Pelatih John Herdman juga melakukan sejumlah pergantian pemain pada babak kedua guna menjaga intensitas permainan.

Calvin Verdonk masuk menggantikan Beckham Putra, Donny Tri Pamungkas menggantikan Justin Hubner, sementara Yakob Sayuri menggantikan Nathan Tjoe-A-On.

Selain itu, Herdman memberi kesempatan bermain kepada pemain muda Mathew Bakar dan Mauo Zijlstra. Rotasi tersebut berjalan efektif karena Indonesia tetap mampu menjaga keseimbangan permainan hingga laga usai.

Akhiri Penantian Panjang Atas Oman

Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Timnas Indonesia. Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Indonesia terakhir kali mengalahkan Oman pada akhir dekade 1980-an.

Sebelumnya, Indonesia dan Oman telah bertemu enam kali dalam pertandingan resmi. Dari catatan tersebut, Timnas Indonesia mengoleksi dua kemenangan, Oman tiga kemenangan, dan satu laga berakhir imbang.

Sejak kemenangan terakhir pada 1988, Indonesia selalu gagal mengalahkan Oman, termasuk dalam pertemuan pada 2007, 2010, dan 2021.

Karena itu, hasil 3-0 di SUGBK menjadi penanda berakhirnya puasa kemenangan panjang sekaligus simbol kebangkitan Garuda menghadapi lawan-lawan kuat Asia.

Ranking FIFA Indonesia Melonjak

Kemenangan atas Oman juga membawa dampak positif terhadap posisi Indonesia di ranking FIFA.

Berdasarkan perhitungan sementara pascapertandingan, Indonesia berpotensi naik empat peringkat dari posisi 122 dunia ke peringkat 118 dunia.

Tambahan poin diperoleh karena Garuda mampu mengalahkan tim yang memiliki ranking lebih tinggi.

Sementara itu, Oman yang berada di kisaran peringkat 79 dunia tetap unggul secara posisi ranking, meski harus mengakui keunggulan Indonesia di atas lapangan.

Peningkatan peringkat ini semakin memperkuat sinyal positif perkembangan Timnas Indonesia yang kini semakin kompetitif saat menghadapi negara-negara dengan ranking lebih baik di kawasan Asia maupun dunia.

Tantangan Berikutnya: Mozambik

Usai menaklukkan Oman, Timnas Indonesia akan menghadapi ujian berbeda saat berjumpa Mozambik dalam lanjutan FIFA Matchday.

Berbeda dengan Oman yang dikenal memiliki organisasi permainan rapi dan disiplin taktik, Mozambik mengandalkan kekuatan fisik, kecepatan, serta transisi menyerang yang agresif.

Karakter permainan tersebut diperkirakan akan menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Garuda.

Pertarungan di lini tengah diprediksi menjadi kunci pertandingan. Indonesia dituntut mampu mengimbangi intensitas permainan Mozambik yang terkenal kuat dalam duel satu lawan satu dan perebutan bola.

Laga yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 9 Juni 2026 mendatang menjadi kesempatan bagi Indonesia, untuk melanjutkan tren positif sekaligus membuktikan bahwa kemenangan telak atas Oman merupakan bagian dari peningkatan kualitas tim secara berkelanjutan.

Dukungan puluhan ribu suporter di SUGBK juga diyakini akan menjadi modal penting bagi Timnas Indonesia, untuk kembali meraih hasil maksimal dan menjaga momentum positif sepanjang agenda FIFA Matchday. (*)

Comment