MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencetak lulusan baru melalui prosesi Wisuda Periode Juni 2026. Sebanyak 2.189 wisudawan resmi dikukuhkan sebagai alumni dalam prosesi yang digelar di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, dan berlangsung dalam dua sesi pada Senin-Selasa, 22–23 Juni 2026.
Dari total lulusan tersebut, sebanyak 897 orang atau 40,98 persen merupakan laki-laki, sedangkan 1.292 orang atau 59,02 persen adalah perempuan.
Momentum wisuda ini tidak hanya menjadi penanda keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mencerminkan komitmen Unhas dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperkuat daya saing lulusan, serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), menjelaskan bahwa Unhas terus memperkuat sistem pemantauan penyelesaian studi mahasiswa agar semakin banyak lulusan yang dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan Angka Efisiensi Edukasi (AEE) yang menjadi salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam program Diktisaintek Berdampak.
Pada Triwulan II atau Juni 2026, AEE Unhas tercatat mencapai 22,08 persen. Untuk jenjang Sarjana dan Sarjana Terapan, rata-rata AEE sebesar 30,76 persen, dengan Fakultas Farmasi mencatat capaian tertinggi mencapai 87,86 persen.
Sementara itu, pada jenjang Magister, rata-rata AEE mencapai 28,94 persen, dengan Fakultas Ilmu Budaya menjadi yang tertinggi sebesar 29,78 persen.
Adapun pada jenjang Doktor, rata-rata AEE mencapai 23,42 persen, dengan Fakultas Peternakan Unhas mencatat capaian tertinggi sebesar 79,74 persen.

Prof. Ruslin mengungkapkan, Unhas juga terus memperkuat tata kelola akademik melalui sistem pemantauan berbasis data, penerapan early warning system bagi mahasiswa yang berisiko terlambat lulus, serta pendampingan akademik secara lebih intensif oleh dosen dan program studi.
“Hingga Juni 2026, jumlah mahasiswa yang belum menyelesaikan studi tepat waktu berhasil ditekan sebesar 55 persen,” ujarnya.
Ia menambahkan, berbagai strategi tersebut menjadi bagian dari komitmen Unhas untuk menghadirkan sistem pendidikan tinggi yang lebih responsif, efisien, dan berorientasi pada keberhasilan mahasiswa.
Pada wisuda periode ini, lulusan berasal dari berbagai jenjang pendidikan yang terdiri atas 964 lulusan Program Sarjana, 877 Program Profesi, 207 Program Magister, 73 Program Doktor, 61 Program Spesialis, dan 7 Program Subspesialis.
Secara akademik, para lulusan juga mencatatkan prestasi membanggakan. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) Program Sarjana mencapai 3,72 dengan masa studi rata-rata 4 tahun 2 bulan, sementara Program Magister mencatat rata-rata IPK 3,94, Program Doktor 3,96, Program Profesi 3,72, Program Spesialis 3,86, dan Program Subspesialis 3,98.
Beberapa lulusan terbaik bahkan berhasil meraih IPK nyaris sempurna. Lulusan terbaik Program Magister dan Profesi Keperawatan mencatatkan IPK 4,00, sedangkan lulusan terbaik Program Sarjana Eksakta memperoleh IPK 3,99 dengan masa studi hanya 3 tahun 8 bulan.
Berdasarkan jumlah lulusan per fakultas, Fakultas Kedokteran menjadi penyumbang wisudawan terbanyak dengan 319 lulusan, disusul Fakultas Teknik Program Profesi Insinyur sebanyak 306 lulusan, Fakultas Keperawatan 221 lulusan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 130 lulusan, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis 120 lulusan.
Prosesi wisuda berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama pada Senin (22/6) diikuti 1.051 wisudawan, sedangkan sesi kedua pada Selasa (23/6) diikuti 1.138 wisudawan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan khidmat sebagai penutup perjalanan akademik ribuan lulusan Unhas periode Juni 2026. (*)
Comment