MENITNEWS.COM, SOROWAKO — PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), kembali membuka kesempatan berkarier bagi talenta-talenta terbaik bangsa.
Melalui unggahan resmi di media sosialnya, perusahaan tambang nikel terkemuka ini mengumumkan pembukaan lowongan kerja untuk berbagai posisi teknis dan operasional guna mendukung pertumbuhan bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam pengumuman tersebut, PT Vale menekankan pentingnya keberagaman dan etika profesional dalam lingkungan kerja mereka.
Sebagai perusahaan yang menyandang sertifikasi “Great Place to Work”, PT Vale mencari kandidat yang siap berkolaborasi untuk membangun masa depan industri pertambangan yang lebih aman dan hijau.
Berdasarkan informasi resmi, terdapat tujuh posisi strategis yang dapat dilamar oleh para profesional, antara lain Mechanical Engineer, Civil Engineer, Geotech Engineer, Reclamation & Rehabilitation Engineer, Logistic Coordinator, Junior Mine Operation Engineer, dan Junior Geologist.
Persyaratan dan Batas Waktu Pendaftaran
Pihak PT Vale Indonesia mengimbau para pelamar, diharapkan segera mempersiapkan berkas pendaftaran karena batas waktu pengiriman lamaran ditutup pada 17 April 2026.

Detail mengenai kualifikasi khusus, uraian tugas, serta kriteria masing-masing posisi dapat diakses langsung melalui laman resmi karier perusahaan PT Vale Indonesia di: vale.com/indonesia/career.
Waspada Penipuan Rekrutmen
Manajemen PT Vale Indonesia menegaskan bahwa, seluruh proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apa pun.
Masyarakat diminta untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan, yang mengatasnamakan PT Vale Indonesia.
”Lowongan resmi hanya diumumkan melalui situs resmi vale.com/indonesia dan media sosial resmi PT Vale Indonesia. Komunikasi resmi via email hanya akan menggunakan domain @vale.com,” tulis pihak manajemen dalam keterangan resminya.
Bagi Anda yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang relevan, ini merupakan peluang emas untuk bergabung dengan PT Vale Indonesia, salah satu pemain kunci di industri nikel global yang berkomitmen pada praktik pertambangan berkelanjutan. (*)
Comment