Langkah Strategis! Bank Sulselbar Fokus Perkuat Ekosistem Digital di Sulawesi Selatan dan Barat

ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Bank Sulselbar terus menunjukkan komitmennya sebagai penggerak utama ekonomi di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Memasuki kuartal kedua tahun 2026, bank pembangunan daerah (BPD) ini memfokuskan transformasi pada penguatan ekosistem digital.

Tujuannya guna memberikan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat.

​Langkah ini diambil untuk merespons dinamika pasar keuangan yang kian kompetitif serta mendorong inklusi keuangan di pelosok daerah.

Melalui pengembangan aplikasi mobile banking dan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, Bank Sulselbar optimistis mampu meningkatkan efisiensi serta transparansi layanan publik.

​Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulis Suandi, menegaskan bahwa inovasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk tetap relevan di era modern.

Menurutnya, fokus utama Bank Sulselbar saat ini adalah memastikan teknologi dapat menyentuh sektor-sektor produktif.

​”Kami tidak hanya membangun infrastruktur perbankan, tetapi kami sedang membangun jembatan ekonomi. Melalui akselerasi digital,” jelas Direktur Utama Bank Sulselbar, Yulis Suandi, Rabu (15/4/2026).

“Kami ingin memastikan nasabah di daerah terpencil sekalipun mendapatkan standar layanan yang sama dengan masyarakat di kota besar. Ini adalah wujud dedikasi kami untuk menjadi mitra terpercaya pembangunan daerah,” ujar Yulis Suandi.

​Berdasarkan rencana strategis perusahaan, terdapat tiga pilar utama yang menjadi perhatian:

​Transformasi Digital: Pembaruan sistem inti perbankan untuk mendukung transaksi yang lebih cepat dan aman.

​Dukungan UMKM: Penyaluran kredit usaha rakyat yang terintegrasi dengan pendampingan berbasis platform digital.

​Sinergi Pemda: Penguatan sistem transaksi non-tunai untuk membantu pemerintah daerah mengelola pendapatan asli daerah (PAD) secara lebih optimal.

​Dengan langkah-langkah strategis ini, Bank Sulselbar diprediksi akan terus mencatatkan pertumbuhan positif sekaligus memperkokoh posisinya sebagai lokomotif ekonomi di wilayah Sulawesi. (*)

Comment