Atasi Masalah Sampah, Kecamatan Wajo Inisiasi Integrated Waste Management di Malimongan Tua

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Pemerintah Kecamatan Wajo resmi menginisiasi penerapan Integrated Waste Management (Manajemen Sampah Terpadu), sebagai langkah strategis menangani persoalan limbah perkotaan secara berkelanjutan.

Program ini diawali dengan peninjauan lokasi calon Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Malimongan Tua, Kecamatan Wajo, Rabu (15/4/2026).

​Camat Wajo, Ivan Kala’lembang, turun langsung meninjau lahan yang direncanakan menjadi pusat pengolahan sampah tersebut.

Lokasi ini berada di wilayah RW 005 / RT 004, kawasan BSU milik Ibu Hamsiar, Jalan Tarakan Lr 184, yang saat ini dikelola oleh tokoh masyarakat setempat, Ridwan dan Iwan.

​Pendekatan Integrated Waste Management ini, tidak lagi sekadar mengandalkan pola “kumpul-angkut-buang”.

Ivan menjelaskan bahwa, sistem ini menggabungkan berbagai metode, mulai dari pemilahan di sumber, daur ulang, pengomposan, hingga pemulihan energi.

​”Melalui konsep ini, kita ingin menghadirkan sistem pengelolaan yang lebih efektif. Fokusnya bukan lagi hanya pembuangan, tetapi bagaimana memanfaatkan kembali sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi bagi warga,” ujar Ivan di sela peninjauannya.

​Kehadiran TPST di Malimongan Tua ini, diharapkan mampu menjadi pilot project bagi wilayah lain di Kecamatan Wajo.

Tujuannya jelas, menekan volume limbah secara signifikan sebelum dikirim ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa.

​Selain meninjau calon lokasi TPST, Ivan Kala’lembang juga mengunjungi unit pengelolaan lingkungan lainnya, termasuk Bank Sampah dan rencana pengembangan TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle).

​Menariknya, program ini diintegrasikan dengan pemberdayaan ekonomi warga melalui peternakan ayam petelur.

Ivan menilai, sinergi antara pengelolaan sampah organik untuk pakan atau kompos dengan peternakan adalah langkah cerdas untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.

​”Pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu, yaitu rumah tangga. Jika pemilahan berjalan baik, Bank Sampah aktif, dan didukung fasilitas TPST yang mumpuni, maka kebersihan lingkungan terjaga dan kesejahteraan warga meningkat,” tuturnya.

​Kunjungan ini disambut antusias oleh warga Malimongan Tua.

Masyarakat menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif, dalam pemilahan sampah mandiri guna mendukung visi Pemerintah Kota Makassar menuju kota yang bersih dan modern.

​Dengan komitmen ini, Kecamatan Wajo berupaya menjadi garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang sehat dan produktif melalui integrasi teknologi pengolahan sampah berbasis komunitas. (*)

Comment