Masya Allah! Mentan Amran Serahkan Seluruh Gaji Dosen dan Menteri Untuk Anak Yatim Piatu, Beasiswa Rp2 Miliar Bagi 200 Mahasiswa

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, MAKASSAR — Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman, kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial dengan menyerahkan seluruh gaji yang diterimanya selama menjadi dosen dan pejabat negara kepada anak yatim piatu.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Selasa (2/6/2026).

Bantuan yang disalurkan merupakan akumulasi gaji yang diterima Amran selama mengabdi sebagai dosen dalam kurun waktu sekitar tiga tahun, termasuk gaji yang diterimanya sejak menjadi dosen pada tahun 2013.

Selain itu, Amran juga baru-baru ini menyalurkan beasiswa senilai Rp2 miliar yang diperuntukkan bagi 200 mahasiswa yatim piatu sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda.

Menurut Amran, langkah tersebut merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus pesan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Semoga apa yang dilakukan ini memberi dampak dan manfaat yang cukup besar bagi anak-anak yang sedang berjuang di bangku pendidikan,” ujar Amran.

Mentan Amran menegaskan bahwa, kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat dan negara harus dijaga melalui kerja nyata, integritas, serta kejujuran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.

Karena itu, Mentan Amran menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik korupsi dalam bentuk apa pun.

Menurutnya, setiap amanah yang diberikan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan orientasi pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Amran juga meminta dukungan serta doa dari masyarakat agar berbagai program sosial yang telah direncanakan dapat terus berjalan dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Salah satu cita-cita yang ingin diwujudkannya adalah pembangunan masjid terbesar di Sulawesi Selatan.

Ia berharap keberadaan sarana ibadah tersebut nantinya dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Amran menilai bahwa berbagai kegiatan sosial yang dilakukannya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus pesan bahwa jabatan bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan sarana untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.

“Keberhasilan bukan hanya diukur dari capaian jabatan, tetapi juga dari sejauh mana amanah yang diemban dapat memberikan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan,” tutup Mentan Amran. (*)

Comment