Masya Allah! Pakai Dana Pribadi, Wabup Gowa Salurkan 200 Paket Makanan Bergizi Untuk Keluarga Berisiko Stunting di Bajeng

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, GOWA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting melalui berbagai program intervensi gizi. Salah satu langkah konkret dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Gowa, sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Darmawangsyah Muin, dengan menyalurkan 200 paket makanan bergizi kepada keluarga berisiko stunting di Kecamatan Bajeng.

Penyaluran bantuan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Bajeng, Selasa (2/6/2026), menyasar ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta keluarga yang masuk kategori berisiko stunting.

Kecamatan Bajeng menjadi lokasi pertama pelaksanaan program yang dijalankan bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gowa.

Dalam kesempatan tersebut, Darmawangsyah menegaskan kehadirannya merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan program penanganan stunting berjalan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

“Saya hadir langsung untuk memastikan bahwa langkah-langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa dalam penanganan stunting benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, stunting merupakan persoalan serius yang berkaitan langsung dengan kualitas sumber daya manusia dan masa depan daerah.

Karena itu, dibutuhkan sinergi seluruh elemen untuk memastikan anak-anak mendapatkan asupan gizi yang cukup sejak dalam kandungan hingga masa pertumbuhan.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam percepatan penurunan stunting, mulai dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, DPPKB, pemerintah kecamatan, penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan hingga pemerintah desa dan kelurahan.

Darmawangsyah menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari dana pribadi dirinya bersama keluarga. Paket bantuan tersebut berisi telur, susu, vitamin, serta sejumlah kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi keluarga penerima manfaat.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masa depan generasi Kabupaten Gowa. Nilainya mungkin tidak seberapa, namun saya berharap dapat memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bergerak bersama dalam mencegah dan menurunkan angka stunting,” katanya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Tak hanya itu, Wabup Gowa, Darmawangsyah, mengungkapkan komitmennya untuk memperluas program serupa ke seluruh wilayah Kabupaten Gowa dengan target sedikitnya 200 kepala keluarga penerima manfaat di setiap kecamatan.

“Saya menyisihkan sebagian gaji pribadi untuk mendukung program ini. Ini merupakan bagian dari tanggung jawab saya sebagai Wakil Bupati Gowa dalam membantu menekan angka stunting,” tegas Wabup Gowa.

Ke depan, Pemkab Gowa akan terus memperkuat berbagai program intervensi gizi melalui dukungan APBD Kabupaten Gowa, APBD Provinsi Sulawesi Selatan, serta pemerintah pusat, termasuk optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pada kesempatan yang sama, Darmawangsyah juga menyampaikan rasa syukur atas capaian Kabupaten Gowa yang berhasil meraih Penghargaan Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 untuk kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting dari Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, dalam kegiatan nasional yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam upaya penurunan stunting. Namun capaian ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi agar angka stunting di Kabupaten Gowa terus menurun,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT PPKB Kecamatan Bajeng, Hj Masnaeni, menyampaikan bahwa seluruh bantuan telah disalurkan kepada penerima yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi oleh Tim Pendamping Keluarga bersama pemerintah desa dan kelurahan.

Dari total 200 penerima manfaat, sebanyak 34 orang merupakan ibu hamil, 30 orang ibu menyusui, dan 136 orang balita.

“Seluruh penerima bantuan telah ditetapkan berdasarkan hasil pendataan dan verifikasi lapangan sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Masnaeni juga melaporkan perkembangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bajeng. Saat ini terdapat 11 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi, satu SPPG masih dalam tahap survei, dan 10 SPPG telah melayani kelompok prioritas 3B yang terdiri dari ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Menurutnya, distribusi MBG dilakukan oleh kader PKK, kader KB, dan tenaga kesehatan yang sekaligus memberikan edukasi terkait gizi seimbang dan pola asuh yang baik untuk mendukung percepatan penurunan stunting.

“Prevalensi stunting di Kecamatan Bajeng saat ini berada pada angka 13 persen. Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Wakil Bupati Gowa atas perhatian, kepedulian, dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kecamatan Bajeng,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir mendampingi Wabup Gowa adalah Ketua Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Tenri Indah, jajaran Kepala OPD Kabupaten Gowa, unsur Forkopimda Kecamatan Bajeng, Anggota DPRD Kabupaten Gowa, para Lurah dan Kepala Desa se-Kecamatan Bajeng, Kepala Puskesmas, Penyuluh KB, Tim Pendamping Keluarga, serta Tokoh Masyarakat setempat. (*)

Comment