Akselerasi Transformasi Digital, Kominfo Sulbar Perluas Pelatihan AI Bagi ASN dan UMKM

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfo SP) atau Dinas Kominfo Sulbar, terus memacu percepatan transformasi digital di wilayahnya.

Tidak hanya menyasar sektor pendidikan, kini giliran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelaku UMKM yang didorong untuk menguasai teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

​Langkah strategis ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama Kaizen Collaborative Impact, yang membawa program literasi digital berskala internasional atas inisiatif ASEAN Foundation dan Google.org.

​Kepala Dinas Kominfo SP Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menegaskan bahwa fokus utama program ini adalah memastikan pemanfaatan teknologi dilakukan secara aman, etis, dan produktif.

​”Ini merupakan penguatan dari program yang sudah berjalan. Pengembangan kompetensi digital, baik di lingkup ASN, guru, siswa, hingga pelaku usaha, perlu terus kita tingkatkan agar Sulbar semakin kompetitif,” ujar Ridwan di Mamuju, Minggu (3/5/2026).

​Program ini sejalan dengan prioritas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Ridwan menyebutkan bahwa tata kelola pemerintahan yang adaptif harus dimulai dari internal.

Kominfo Sulbar menyatakan bahwa, ASN dituntut memiliki pemahaman digital yang kuat guna menghadirkan layanan publik yang lebih responsif dan relevan dengan tantangan zaman.

​Sejauh ini, data Kominfo Sulbar, tercatat progres yang signifikan  dalam implementasi literasi digital di Sulbar.

​Sektor Pendidikan: Melibatkan sekitar 70 sekolah (SMA/SMK).

​Jangkauan Peserta: Telah menjangkau lebih dari 26.000 peserta, yang terdiri dari siswa dan tenaga pendidik. Fokus Baru: Pemberdayaan UMKM dan Efisiensi OPD

​Mulai awal Mei 2026 ini, pelatihan mulai difokuskan pada pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing usaha melalui teknologi AI.

Selain itu, materi pelatihan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pemanfaatan teknologi benar-benar tepat guna.

​Sementara itu, pihak Kaizen Collaborative Impact menjamin bahwa seluruh rangkaian pelatihan ini bersifat gratis.

Peserta juga tidak perlu khawatir mengenai privasi, karena penyelenggara menegaskan tidak ada praktik pengumpulan data pribadi dalam proses pelatihan.

​Dengan adanya sinergi ini, Kominfo Sulbar optimis dapat membangun ekosistem digital yang inklusif, mulai dari bangku sekolah hingga ke tata kelola pemerintahan dan sektor ekonomi kerakyatan. (*)

Comment