Sri Asri Wulandari Resmi Nakhodai APPMBGI Sulsel, Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis

ads
ads
ads

MENITNEWS.COM, ​MAKASSAR — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Asosiasi Pengusaha  dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratjs Indonesia (APPMBGI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), kini memiliki nakhoda baru.

Sri Asri Wulandari, S.T., M.M, resmi mengemban amanah sebagai Ketua DPD I APPMBGI Sulsel untuk periode berjalan. Pengukuhan dilakukan di arena APPMBGI National Summit 2026 di Jakarta, Minggu (26/4/2026).

​Pengukuhan ini menandai langkah strategis asosiasi, dalam memperkuat simpul pengusaha dan pengelola dapur makanan bergizi di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Fokus utamanya adalah menyinergikan potensi daerah guna mendukung program prioritas Pemerintah Pusat.

​Mendukung Visi Presiden Prabowo Subianto

​Kehadiran APPMBGI di Sulawesi Selatan, diharapkan menjadi motor penggerak dalam memastikan distribusi dan kualitas pangan bergizi sampai ke masyarakat.

Hal ini sejalan dengan misi Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menempatkan pemenuhan gizi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia, yang menjadi fokus utama APPMBGI.

​”Amanah ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kami berkomitmen memimpin para pengusaha dapur di 24 kabupaten/kota untuk menjaga standar kualitas pangan di Sulsel,” ujar Ketua DPD I APPMBGI Sulsel, Sri Asri Wulandari.

​Dalam keterangannya, Sri Asri menekankan bahwa, APPMBGI akan menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam mengawal rantai pasok pangan.

​”Kami meyakini bahwa Sulawesi Selatan memiliki potensi besar dalam kemandirian pangan. Di bawah bendera APPMBGI, kami akan memperkuat peran strategis untuk mendukung penuh program Bapak Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan bergizi bagi masyarakat hingga ke pelosok desa,” tegas Sri Asri Wulandari.

​Ia juga berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat, agar amanah sebagai Ketua APPMBGI Sulsel ini dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat dan kemaslahatan masyarakat Sulawesi Selatan secara luas. (*)

Comment